Mongi menjelaskan bahwa visi dan misi sekolah adalah membentuk karakter siswa agar menyerupai Yesus, sebagai wujud pendidikan karakter yang menjadi fondasi utama sekolah Advent.
Namun, ia juga menyoroti tantangan utama yang sedang dihadapi saat ini, yaitu jumlah siswa yang masih minim. Saat ini, SMP Advent Tomohon hanya memiliki 32 murid dan 8 guru. “Kami berharap bisa bekerja sama dengan semua pihak—pemangku jabatan, komite sekolah, majelis sekolah, orang tua, masyarakat, serta jemaat-jemaat Advent di seluruh Kota Tomohon—agar anak-anak mereka bisa bersekolah di sini,” ujarnya.
Sebagai pimpinan sekolah, Mongi juga berharap kualitas murid dan guru terus meningkat, sehingga mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lainnya dalam hal mutu pendidikan dan proses belajar-mengajar.
Selain itu, ia berharap adanya dukungan dari pemerintah. Mongi menyebutkan bahwa masih terdapat lahan kosong di sekitar sekolah yang berpotensi untuk dibangun ruang kelas tambahan guna menunjang kegiatan belajar siswa.(wtd-02)
Editor : Tanya Rompas