
Manadopost.id - Meta Platforms pimpinan Mark Zuckerberg resmi mengumumkan pemangkasan delapan ribu karyawan global mulai Mei 2026.
Langkah brutal ini memicu pertanyaan besar: Mengapa Meta lebih memilih berinvestasi pada GPU daripada manusia?
Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa Zuckerberg kini tengah melakukan pergeseran prioritas modal secara besar-besaran.
Data Meta Investor Relations mengungkap lonjakan anggaran belanja modal yang kini menyentuh angka fantastis.
Dana sebesar USD 169 miliar dialokasikan khusus untuk memborong chip silikon dan membangun pusat data.
Alasan utamanya adalah skalabilitas; mesin bekerja tanpa perlu tunjangan, cuti, atau manajemen yang berlapis.
Peluncuran AI "Muse Spark" membuktikan bahwa satu sistem cerdas mampu menggantikan fungsi satu departemen penuh.
Sistem ini bertindak sebagai chief of staff digital yang mempercepat pengambilan keputusan tanpa birokrasi manusia.
Bagi Zuckerberg, masa depan perusahaan kini ditentukan oleh daya komputasi, bukan lagi oleh jumlah kepala.
Persaingan ketat melawan OpenAI dan Google memaksa Meta untuk menimbun perangkat keras sebanyak mungkin.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




