Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BERANI NGAK POLISI? Dinilai Hina Orang Kalimantan, Tangkap Azam Khan, Pengacara Ormas Terlarang FPI

Filip Kapantow • Selasa, 25 Januari 2022 | 18:04 WIB
Azam Khan. (Sumber: Twitter@yusuf_dumdum)
Azam Khan. (Sumber: Twitter@yusuf_dumdum)
MANADOPOST.ID - Sosok Azam Khan menjadi sorotan buntut celetukannya yang bernada rasis terhadap warga Kalimantan.   Ucapan bernada rasis tadi dilontarkannya saat diskusi terkait penolakan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan bersama eks Caleg PKS Edy Mulyadi.   Dalam diskusi tersebut, Azam merespons pernyataan Edy terkait pihak yang bersedia tinggal di lokasi baru IKN. Awalnya Edy mencontohkan bahwa sebagai warga Jakarta, Azam saja tak bersedia pindah ke Kalimantan.   Menurutnya, Azam takkan mau pindah meski diiming-imingi status warga IKN baru. "Nih om Azam tinggal di mana?" tanya Edy yang dijawab Azam, "Jakarta."   "Nah, mana mau dia pindah ke Kalimantan, Penajam sana untuk beli rumah di sana. 'Gua mau jadi warga ibu kota baru', mana mau?" tegasnya.   Menimpali ucapan Edy itu, Azam menyebut hewan primata yang menurutnya akan bersedia tinggal di Kalimantan. Karena pernyataan kontroversial itulah, Azam Khan dianggap netizen telah menyinggung masyarakat Kaltim dan juga orang yang ingin tinggal di sekitar IKN. Pernyataan kontroversi pengacara ormas terlarang FPI ini, menjadikan namanya jadi bahan perbincangan di twitter.   Hingga saat ini, nama Azam Khan di tweet hingga ribuan. Bahkan, juga muncul hastag #TangkapAzamKhan. Juga mempertanyakan keberanian polisi. Warganet pun membanjiri cuitan tentang Azam Khan dan juga Edy Mulyadi.   Tanggapan pun datang dari aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Guntur Romli yang mengungkap sosok pengacara Habib Rizieq Shihab tersebut.   "Pria di samping Edy Mulyadi yg bilang "hanya monyet" namanya Azam Khan, dia termasuk Tim Pembela Rizieq Shihab," cuitnya di akun @GunRomli, Senin 24 Januari 2022. (vivanews)   Editor : Filip Kapantow
#Azam Khan #Guntur Romli #Pengacara FPI