UNIMA BERDUKA: Dosen Humanis, Berdedikasi, Pemikir dan Pejuang Berpulang ke Rumah Bapa
Filip Kapantow• Minggu, 11 Januari 2026 | 12:48 WIB
Drs Ronny Tuna MAP
MANADOPOST.ID - Universitas Negeri Manado (Unima) kembali diselimuti suasana duka yang mendalam.
Salah satu putra terbaiknya, mantan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unima Drs Ronny Tuna MAP (65), telah berpulang ke Rumah Bapa.
Almarhum dikenal sebagai sosok pendidik yang berdedikasi dan penuh pengabdian.
Sebagai dosen Bahasa Inggris di Fakultas Bahasa dan Seni Unima, Drs Ronny Tuna telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk dunia pendidikan, membimbing mahasiswa dengan ketulusan, serta turut berkontribusi dalam pengembangan institusi.
Selama menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, almarhum meninggalkan jejak pengabdian yang berarti, khususnya dalam membina karakter mahasiswa dan memperluas jejaring kerja sama Universitas Negeri Manado.
Kepemimpinannya dikenal humanis, terbuka, dan mengedepankan nilai kebersamaan.
Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, civitas akademika Unima, rekan sejawat, serta seluruh mahasiswa yang pernah diajari pemikiran dan keteladanannya.
Kenangan akan pengabdian, nasihat, dan ketulusan almarhum akan terus hidup dalam ingatan mereka yang mengenalnya.
“Turut berdukacita atas meninggalnya rekan kerja, sahabatku Bapak Drs Ronny Tuna MAP. Tuhan yang memberi, Tuhan juga yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan,” tulis Hiskia di akun Facebook. (mpd)