Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bupati Kembali Perketat Akses Masuk Mitra, Wajib Kantongi Hasil Rapid Test

Clavel Lukas • Sabtu, 19 Desember 2020 | 12:00 WIB
Persiapan Forkopimda Sulut melakukan kegiatan bakti sosial, Senin (20/4) pagi.
Persiapan Forkopimda Sulut melakukan kegiatan bakti sosial, Senin (20/4) pagi.
MANADOPOST.ID--Kabupaten Minahasa Tenggara  kembali akan menerapkan syarat ketat, untuk masuk ke daerah tersebut. Bupati James Sumendap (JS) mengambil kebijakan kembali mengisolasikan Mitra dengan mengaktifkan pos pencegahan di pintu masuk di setiap perbatasan. "Saya berharap kondisi ini tidak terlalu lama. Saya akan membuat pos kembali, pos Touluaan, Touluaan Selatan, Ratatotok, Gunung Potong, Bentenan. Semua perbatasan kita akan tutup lagi dan yang masuk harus ada keterangan rapid test bukan antigen," tegas Sumendap, Jumat (18/12) kemarin. Begitu juga, orang yang keluar masuk Mitra, harus ada surat jalan dan apa tujuannya datang ke Mitra. "Jika tidak ada kepentingan jelas, kita akan keluarkan. Kecuali, ada kedukaan yang harus dihadiri anggota keluarga," kata Sumendap. Lanjutnya, tempat ibadah dilakukan secara live streaming, tanpa mengurangi kualitas ibadah. Berkumpul bukan dibatasi tetapi dilarang. "Kemudian semua fasilitas-fasilitas umum berkaitan dengan pariwisata akan ditutup semua. Kecuali pasar tidak akan ditutup, namun secara bijak pemkab akan mengaturnya. Apakah dilakukan jarak 2 meter, kalau perlu kita pakai jalan sekampung, hari Senin kita terapkan itu," ujarnya. Selain itu, mengingatkan para pendeta dan imam harus punya rasa tanggungjawab, ada berapa jemaat dan jamaah yang meninggal akibat Covid-19 ini dan membuka hati dan pikiran. Ini bukan persoalan antara manusia dan Tuhan, namun persoalan manusia dan manusia. "Oleh karena itu, saya meminta kerjasama teman-teman pendeta, imam dan Gugus Tugas Covid-19 Mitra, untuk memutuskan secara bijak. Mitra harus lockdown, kita jangan bermimpi Natal dan Tahun Baru di gereja. Tapi bermimpilah soal Natal dan Tahun Baru di hati kita, itu yang terpenting," tukasnya.(***) Editor : Clavel Lukas
#Rapid Tes #Masuk Mitra #Covid #Perbatasan