MANADOPOST.ID - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan gelar tanda jasa dan kehormatan kepada sejumlah tokoh yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi negara. Beberapa nama yang terpilih antara lain Ibu Negara Iriana Jokowi, Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra, mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.
Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. "Pada sore ini, diputuskan dan disetujui usulan-usulan dari dewan gelar yang tadi menghadap ke Presiden," ungkap Mahfud di Istana Kepresidenan Jakarta.
Saldi Isra, atas dedikasinya yang luar biasa, akan dianugerahi Bintang Mahaputera Utama. Sementara itu, Ibu Negara Iriana Jokowi akan menerima penghargaan Bintang Republik Indonesia Adipradana, sebagai pengakuan atas perannya dalam mendukung berbagai program kemanusiaan dan sosial.
Boy Rafli Amar juga akan diberikan penghargaan Bintang Mahaputera Pratama, sebagai pengakuan atas usahanya dalam menjaga keamanan nasional.
Sementara Olly Dondokambey akan diberi penghargaan Bintang Jasa Utama, karena berjasa besar terhadap negara dan bangsa.
Bintang Jasa Utama ini diberikan kepada mereka yang berjasa besar terhadap negara dan bangsa dalam suatu bidang, peristiwa, atau hal tertentu.
Bintang Jasa Utama merupakan kelas tertinggi dari Bintang Jasa. Kelas ini dipakai setara dengan Bintang Kemanusiaan, Bintang Penegak Demokrasi Utama, Bintang Budaya Parama Dharma, Bintang Gerilya, Bintang Sakti, Bintang Dharma, serta tanda jasa medali.
Tokoh lain yang akan mendapatkan gelar Bintang Mahaputera Utama adalah Anggota Komisi Yudisial (KY) Sukma Violetta dan Anggota KY Joko Sasmito.
Mahfud menjelaskan, "Gelar-gelar ini diberikan kepada tokoh-tokoh yang telah memenuhi syarat pengabdian, berjasa, dan memiliki kontribusi signifikan dalam berbagai inovasi."
Pemberian gelar dan tanda kehormatan ini diharapkan akan memotivasi para tokoh masyarakat untuk terus berperan serta dalam memajukan Indonesia dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Seremoni penghargaan dijadwalkan akan dilaksanakan dalam waktu dekat dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.
Berikut daftar 18 tokoh penerima tanda jasa dan kehormatan dari Jokowi:
Bintang Mahaputera Utama
- Saldi Isra (Wakil Ketua MK)
- Sukma Violetta (Anggota KY)
- Joko Sasmito (Anggota KY)
Bintang Mahaputera Pratama
- Komjen (purn) Boy Rafl Amar (Eks Kepala BNPT)
Bintang Jasa Utama
- Sumartoyo (Anggota KY 2015-2020).
- Makarim Wibisono (Penasihat Senior Menteri LHK).
- Anak Agung Gede Ngurah Ari Dwipayana (Stafsus Presiden).
- Sukardi Rinakit (Stafsus Presiden).
- Olly Dondokambey (Gubernur Sulawesi Utara).
Bintang Budaya Paramadharma
- Tjokorda Gde Agung Sukawati
- Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Joyokusumo
- Wishnutama Subandrio (Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif).
- Gianni Infantino (Ketua FIFA)
Bintang Budaya Paramadharma
- Tjokorda Gde Agung Sukawati
- Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Joyokusumo
- Wishnutama Subandrio (Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif).
- Gianni Infantino (Ketua FIFA)
Bintang Jasa Pratama
- Soehardjono Sastromihardjo (Duta Besar untuk Kenya, United Nations Environment Programme dan UN-Habitat).
- Sudharto Prawoto Hadi (Guru Besar Manajemen Lingkungan Undip)
- Edvin Aldrian (Peneliti Utama BRIN).
Bintang Republik Indonesia Adipradana
- Iriana Joko Widodo
- Wury Estu Handayani