Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kadis Pariwisata Minut Dipanggil ke UNDIP Semarang, Ternyata Karena Ini 

Jendry Dahar • Rabu, 23 Agustus 2023 | 03:02 WIB

 

Femmy Pangkerego
Femmy Pangkerego

 

MANADOPOST.ID—Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Utara (Minut) Femmy Pangkerego dipanggil mengikuti kegiatan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Jawa Tengah (Jateng). Hal itu sempat menimbulkan tanda tanya sebab dirinya bukan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan.

 

Namun setelah usut punya usut, undangan itu diberikan kepadanya karena bestatus sebagai Ketua Umum Organisasi Wanita (OW) SAHATI. Diketahui, jabatan tersebut belum lama ini disandangnya. Sebelumnya, eks birokrat Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) tersebut, merupakan Ketua OW SAHATI Sulut.

 

Femmy sendiri diundang untuk menghadiri

Kongres Perempuan Nasional yang disupport Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Dalam kegiatan yang mengangkat tema "Demokrasi & Kepemimpinan Perempuan, Menuju Satu Abad Indonesia", bakal dibahas dan dipromosikan cara mempromosikan perubahan dan dampak-dampak kemajuan atas kehadiran kepemimpinan perempuan atau peran publik perempuan dalam berbagai sektor sekaligus mengawali penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-95.

 

Saat dikonfirmasi, Femmy mengonfirmasi kehadirannya pada kongres yang akan digelar di Auditorium UNDIP Semarang, Jawa Tengah tersebut. Ketua IWAPPI Minut mengungkapkan, ada misi tertentu yang akan dia bawa pada kegiatan tersebut.

 

“Selain ikut menyuarakan soal kesetaraan gender dan perlindungan perempuan, kami juga akan ikut mempromosikan DPSP Likupang dalam kaitan peran perempuan mendukung pengembangan sektor wisata di Sulut, khususnya Minut,” ungkapnya.

 

 

Lanjut dia, organisasi yang dia pimpin memang diwadahi kementerian dan BKOW sebagai induk organisasi wanita. “Kami ada di urutan nomor 16. Hanya beda beberapa tahun dengan BKOW yang sudah seabad. Tetapi peran penting perempuan yang akan tetap terus kita perjuangan,” pungkasnya. (jen)

 

Editor : Jendry Dahar