MANADOPOST.ID-Anggota DPRD Tomohon Priscilla Tumurang meminta kepada seluruh penyedia jasa makanan dan minuman di kota bunga. Agar benar-benar memperhatikan produk yang ditawarkan bagi masyarakat.
Hal tersebut menyusul dengan wacana dibahasnya Ranperda Tentang Pembinaan Pengawasan Hygiene Sanitasi Makanan dan Minuman Bagi Restoran, Rumah Makan, dan Makanan Jajanan Lainnya.
"Memberikan jaminan kepada publik, bahwa seluruh restoran, pelaku usaha kuliner, jajanan semua yang berhubungan dengan konsumsi masyarakat. Itu benar-benar sehat, halal dan layak dikonsumsi. Jangan nantinya ada kejadian seperti di Bolmong kalau tidak salah, kelompok anak-anak SD diduga keracunan susu. Memberikan proteksi kepada masyarakat, garis besar rencana perda yang nantinya dibahas di tahun depan," ungkap Kiki, sapaan akrab legislator Golkar representasi Tomohon Selatan, di sela pelaksanaan Sosialisasi Propemerda Tahun 2024, di Wale Syalom Tumatangtang, Kota Tomohon, akhir pekan lalu.
Meski nanti dibahas di tahun depan, Kiki bilang, penjatuhan sanksi kepada pelaku usaha kuliner yang nantinya kedapatan tidak higienis. Tentunya sangat dimungkinkan, karenanya dirinya berharap kepada seluruh penyedia jasa kuliner. Agar betul-betul memastikan produk yang ditawarkan sesuai dan memenuhi unsur kesehatan.
"Mungkin nanti ada uji lab makanan, minuman hingga jajanan. Sanksi pastinya ada, namanya juga aturan masa tidak ada sanksi," tegas Kiki.
Olehnya, di tengah sosialisasi Propemerda Tahun 2024 yang sementara digenjot wakil rakyat. Kiki berharap, masyarakat Kota Bunga dapat berperan aktif memberikan masukan dan saran bagi pemerintah dan DPRD. Guna menghasilkan peraturan daerah yang berkualitas dan menjamin kelangsungan hidup orang banyak. (yol)
Editor : Julius Laatung