MANADOPOST.ID-Kerja keras Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (ODSK) kembali tuai hasil.
Kali ini buah positif datang dari sektor pariwisata. Pasalnya, Sulut kini jadi salah satu tempat persinggahan kapal kapal pesiar ukuran besar dari negara luar.
"Bawa ribuan turis, sebulan empat kapal pesiar raksasa akan singgah di Bitung. Ini berkat buah kerja keras ODSK dalam memajukan Pariwisata di daerah ini," ujar Wali Kota Bitung Mauits Manriri.
Hal ini semakin mengukuhkan bumi Nyiur Melambai sebagai pintu gerbang Indonesia di Asia Pasifik. Sebab ribuan turis bakal tiba di Sulut yang dibawa oleh beberapa kapal pesiar.
Empat kapal pesiar raksasa itu dijadwalkan singgah di pelabuhan Samudera Bitung.
"Ada empat kapal pesiar yang sudah terjadwal akan merapat di kota Cakalang," jelas Mantiri.
Pertama adalah Kapal Arcadia, yang direncanakan akan tiba pada tanggal 5 Maret 2024 dengan membawa sekitar 1.828 penumpang dan 852 kru. Kedua Kapal Queen Mary 2 akan berlabuh pada 9 Maret 2024, pun kapal ini akan membawa sekitar 2.394 penumpang dan 1.240 kru.
Kemudian ketiga Seabourn Sojourn. Kapal ini dijadwalkan tiba pada 12 Maret 2024 dengan membawa sekitar 500 penumpang dan 330 kru. Dan yang keempat adalah Queen Victoria, berlabuh pada 13 Maret 2024, dengan membawa sekira 2.300 penumpang dan 900 kru.
Apresiasi pun berdatangan dari warga Sulut atas kemajuan di bidang pariwisata. Tak hanya itu, para pelaku usaha pariwisata juga nampak senang dengan buah kerja keras dari ODSK ini.
"Sulut sudah jadi salah satu daerah tempat singgahnya jalur kapal pesiar internasional. Ini tentu jadi kemajuan luar biasa di sektor pariwisata," ujar Alexander Chang, pelaku bisnis pariwisata.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Bitung juga sudah mempersiapkan penyambutan untuk para wisatawan mancanegara tersebut. Berbagai kegiatan dan upacara penyambutan resmi disiapkan. Baik pertunjukan tradisional lokal, booth UMKM untuk mempromosikan produk lokal juga pertunjukan musik live.
Selain itu, berbagai layanan juga akan disediakan, temrasuk fasilitas kesehatan, kebersihan serta pengamanan. Ada juga beberapa fasilitas lainnya yang tersedia di Pelabuhan Bitung, termasuk paket tur dan pemandu wisata, akses internet, pusat informasi pariwisata dan money changer.
Seperti disampaikan Wali Kota Bitung Maurits Mantiri melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Albert Sergius.
Menurutnya harapan pemerintah dan masyarakat, semoga dengan seringnya kapal pesiar yang datang berkunjung, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, serta lebih potensi pariwisata di kenal di mata dunia.
"Karena secara tidak langsung dengan kunjungan kunjungan seperti ini, pariwisata yang ada di Kota Bitung akan dipromosikan oleh para wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Bitung," katanya. (*)
Editor : Tommy Waworundeng