Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mayjen Rano Tilaar: Jika Ingin Damai, Bersiaplah untuk Perang

T
Penulis: Tommy Waworundeng❯

 


Advertisement

Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar saat berikan Kuliah Umum di Unsrat, bahas Geopolitik dan Peran Generasi Muda
Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar saat berikan Kuliah Umum di Unsrat, bahas Geopolitik dan Peran Generasi Muda

 

MANADOPOST.ID – Gubernur Akademi Militer (Akmil), Rano Tilaar, memberikan kuliah umum di hadapan sekitar 1.500 mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Kamis (11/6), di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo, Kampus Unsrat.

Advertisement

Kuliah umum yang diprakarsai oleh Majelis Keluarga Besar (MKB) Permesta di bawah kepemimpinan Philip Pantouw tersebut dipandu langsung oleh Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Berty Sompie, sebagai moderator.

Mengangkat tema “Dinamika Pembinaan Generasi Muda Indonesia di Tengah Pesatnya Perkembangan Geopolitik Dunia”, Mayjen TNI Rano Tilaar mengajak mahasiswa memahami berbagai dinamika global yang memengaruhi kehidupan bangsa dan negara, sekaligus menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Dari kiri Rektor Unsrat Prof Berty Sompie, Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar, dan Ketua MKB Permesta Philip Pantouw
Dari kiri Rektor Unsrat Prof Berty Sompie, Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Tilaar, dan Ketua MKB Permesta Philip Pantouw

Advertisement

 

Dalam paparannya, Rano Tilaar menjelaskan bahwa geopolitik pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari kepentingan negara. Menurutnya, politik selalu berbicara tentang kepentingan, baik dalam hubungan antarnegara maupun dalam upaya mempertahankan eksistensi suatu bangsa.

Ia mengutip ungkapan klasik Latin, “Si vis pacem, para bellum” yang berarti “Jika ingin damai, bersiaplah untuk perang.” Menurutnya, makna ungkapan tersebut bukan untuk mendorong perang, melainkan mengingatkan bahwa sebuah negara harus memiliki kesiapan, kekuatan, dan strategi agar mampu menjaga keamanan dan kedaulatannya.

Rano Tilaar kemudian mengulas sejumlah teori geopolitik yang berkembang dalam sejarah dunia. Salah satunya adalah pemikiran Friedrich Ratzel yang memperkenalkan konsep Lebensraum atau ruang hidup. Dalam teori tersebut, negara dipandang sebagai organisme yang terus berkembang dan membutuhkan ruang untuk bertumbuh.

Suasana peserta kuliah umum.
Suasana peserta kuliah umum.

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dari Anak Keluarga Dokter hingga Gubernur Akmil, Mayjen TNI Rano Tilaar Ingat Pesan Prabowo

Dari Anak Keluarga Dokter hingga Gubernur Akmil, Mayjen TNI Rano Tilaar Ingat Pesan Prabowo

Berawal dari keluarga dokter di Manado, Rano Tilaar menembus tradisi keluarga dan kini memimpin Akademi Militer Indonesia.

Mayjen TNI Rano Tilaar: Generasi Muda Harus Pahami Geopolitik dan Kepentingan Nasional

Mayjen TNI Rano Tilaar: Generasi Muda Harus Pahami Geopolitik dan Kepentingan Nasional

Gubernur Akademi Militer (Akmil), Rano Tilaar, menegaskan pentingnya pemahaman geopolitik bagi generasi muda Indonesia dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.

Bantah Ikut Rombongan Gubernur ke Mesir, Kombes Winardi: Saya Sedang di Jakarta

Bantah Ikut Rombongan Gubernur ke Mesir, Kombes Winardi: Saya Sedang di Jakarta

Kabar yang mengaitkan Kombes Pol F.X. Winardi Prabowo, S.I.K., M.H., dengan rombongan kunjungan kerja Gubernur Sulawesi Utara ke Mesir

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer