Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Summer Camp in China, Ajang Belajar Sambil Traveling ala Sekolah Lokon St Nikolaus

Julius Laatung • Jumat, 21 Juni 2024 | 04:21 WIB
TIMBA ILMU: Rombongan Summer Camp to China Sekolah St Nikolaus saat berada di International Education College dan Tembok Besar China. Dok istimewa.
TIMBA ILMU: Rombongan Summer Camp to China Sekolah St Nikolaus saat berada di International Education College dan Tembok Besar China. Dok istimewa.

MANADOPOST.ID--Sekolah Lokon St Nikolaus kembali menggelar Kegiatan Summer Camp In China. Ajang ini jadi gelaran Summer Camp in China kelima, pasca sekolah dengan segudang prestasi ini menyelenggarakannya pertama kali di tahun 2017 lalu.

Dikatakan Direktur Pengembangan dan Kerja Sama Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) Jimmy Pontoan Summer Camp in China bergulir mulai tanggal 19 Juni hingga tanggal 2 Juli mendatang.

 

"Para peserta didik, didampingi guru pembimbing nantinya akan berkunjung ke Universitas Nanchang, Provinsi Jiangxi, China. Total ada rombongan ada 26 orang, didalamnya sudah termasuk para siswa dan guru," ungkap Jimmy.

 

Secara keseluruhan, disampaikan Jimmy, kegiatan Summer Camp in China bertujuan untuk memperkenalkan dan mengenal pola belajar, budaya serta berbagai kemajuan di negeri Tiongkok, yang dikenal sebagai salah satu negara paling berpengaruh di dunia.

Peserta Summer Camp saat berada di International Education College
Peserta Summer Camp saat berada di International Education College

"Kami juga ingin memperlihatkan dan membuat siswa merasakan langsung, seperti apa sih rasanya hidup di negara maju," katanya.

Lebih lanjut disampaikan figur murah senyum ini, bahwa program tahunan Summer Camp In China ini adalah kegiatan khas YPL bagi para siswa yang sedang belajar di Sekolah Lokon St Nikolaus.

Lantas kenapa memilih Tiongkok? Jimmy bilang, hal tersebut dikarenakan keunggulan dan keunikan Sekolah Lokon St. Nikolaus sebagai Chinese Teaching Site di Sulut dan Indonesia Timur.

"Sekolah Lokon St. Nikolaus sudah lama bekerja sama dengan Confucius Institute (CI) Universitas Hasanuddin Makassar dalam penyelenggaraan Lokon Chinese Teaching Site ini serta didukung sepenuhnya oleh Pusat Confucius Institute di Beijing dan Universitas Nanchang, Provinsi Jiangxi, China," ucap Jimmy 

 

Diketahui juga, selain para siswa Sekolah Lokon St Nikolaus diberi kesempatan kunjungan belajar sambil travelling di China dalam program Summer Camp.

Iven tahunan sekolah yang terkenal dengan disiplin hidup berasrama ini, juga memiliki beberapa manfaat besar bagi para siswa. 

"Tentunya sebagai Chinese Teaching Site seluruh siswa SMP-SMA belajar bahasa Mandarin sesuai standar HSK Pemerintah China dan diajarkan oleh para guru Mandarin native speaker dari Confucius Institute dan Universitas Nanchang, China. Sejak tahun 2017 Sekolah Lokon St Nikolaus memiliki guru-guru Bahasa Mandarin yang berkualitas, berpengalaman dan memiliki kompetensi akademik S1-S2 mengajar Bahasa Mandarin. Dimana bahasa tersebut jadi bahasa kedua bagi penutur asing seperti kita orang Indonesia, dan Sulut pada khususnya," terang Jimmy.

TAMBAH WAWASAN: Rombongan Siswa bersama guru Sekolah Lokon St Nikolaus di gelaran Summer Camp in China. Dok istimewa
TAMBAH WAWASAN: Rombongan Siswa bersama guru Sekolah Lokon St Nikolaus di gelaran Summer Camp in China. Dok istimewa

Bahkan, dirinya menyatakan, sampai dengan buku dan literatur pembelajaran berasal dari Modul resmi HSK dari Confucius Institute Beijing China.

"Dimana Confucius Institute Beijing China ini jadi tempat pengajaran Bahasa Mandarin. Di sini para guru Mandarin juga melakukan pengenalan dan pertukaran budaya. Misalnya para siswa diperkenalkan dengan kuliner China, pakaian, seni kaligrafi, tai-chi, Mandarin song, permainan tradisional, dan masih banyak lagi. Sekolah kami juga diberi kewenangan sebagai tempat ujian bahasa Mandarin standar HSK dari Pemerintah China. Ujian HSK dan sertifikasi HSK adalah resmi diselenggarakan oleh Sekolah Lokon St Nikolaus bersamaan dengan jadwal Ujian HSK yang dijadwalkan untuk semua Pusat Bahasa Mandarin di seluruh dunia," papar Jimmy.

 

Sembari menambahkan, untuk modul ujian dari Beijing dan Hasil Ujian HSK, nantinya akan dikirim langsung balik ke Beijing. Setelahnya diterbitkan Sertifikat HSK juga langsung dari Beijing, 

 

Dilanjutkan Jimmy yang juga Kepala Lokon Chinese Teaching Site, bahwa mulai Tahun Ajaran Baru 2024-2025, selain kegiatan Summer Camp di Universitas Nanchang, terdapat kegiatan pertukaran pelajar dari SMA Afiliasi Universitas Nanchang China datang ke Kampus Sekolah Lokon. 

"Demikian juga sebaliknya siswa Losnito, julukan sekolah ini, belajar bersama dan home stay di Kota Nanchang selama 2 minggu. Dalam setahun ada 2 kegiatan yaitu Summer Camp In China dengan Universitas Nanchang dan pertukaran siswa SMA antara SMA Afiliasi Universitas Nanchang dengan siswa SMA Lokon secara bergantian di kedua kampus SMA ini baik di Manado maupun di Nanchang," kuncinya. (yol)

Editor : Julius Laatung
#Sekolah Lokon St Nikolaus #Losnito #Sekolah Lokon St Nikolaus Tomohon #China #Tiongkok #Summer Camp