Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Cerita Jawara Tenda Kreatif PKPG GMIM 2024 di Wilayah Dimalak, Sajikan Kemah Sarat Makna Teologis dan Kearifan Budaya Lokal

Revliando Abdillah • Senin, 8 Juli 2024 | 02:25 WIB

 

 

PENUH MAKNA: Tenda kreatif pemuda GMIM Bethesda Tumaratas, Wilayah Langowan Kelelondei yang menjadi jawara lomba tenda kreatif serie A di PKPG GMIM 2024 di Wilayah Dimalak, Minahasa Utara.
PENUH MAKNA: Tenda kreatif pemuda GMIM Bethesda Tumaratas, Wilayah Langowan Kelelondei yang menjadi jawara lomba tenda kreatif serie A di PKPG GMIM 2024 di Wilayah Dimalak, Minahasa Utara.

 

 

 

MANADOPOST.ID-Perkemahan Karya Pemuda Gereja (PKPG) Tahun 2024 di Wilayah Dimalak, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), sudah selesai dihelat, Jumat (5/7/2024) pekan lalu. Namun, event tahunan para obor pembangunan GMIM itu, menyisahkan berbagai cerita.

 

 

JEMAAT GMIM Bethesda Tumaratas, Wilayah Langowan Kelelondei, menjadi jawara lomba tenda kreatif serie A. Tak cuma mencuri perhatian para peserta dan pengunjung yang hadir langsung di lokasi, karya arsitektur tersebut viral di media sosial. Bahkan langsung jadi buah bibir.

 

 

Mengusung konsep Metafora yang secara langsung mengambil beberapa karakter visual, seperti logo GMIM dari sudut pandang depan tenda. Serta logo pemuda GMIM jika dilihat dari atas tenda. Hasilnya, bangunan yang dibangun selama tiga pekan itu, menuai decak kagum banyak pihak.

 

 

Keberhasilan yang diraih disyukuri Ketua KPPJ GMIM Bethesda Tumaratas Penatua Filisthea Wonte SPd. Kepada Manado Post, Minggu (7/7/2024), dia mengungkap berbagai upaya yang dilakukan seluruh pemuda yang terlibat dalam pembangunan tenda kreatif tersebut.

 

 

Baginya, prestasi yang dicapai menjadi motivasi bagi pelayanan mereka. Kata dia, hasil tersebut menunjukkan kerja keras yang dilakukan selama ini tidak sia-sia. “Tetapi segala kemuliaan hanya bagi Tuhan. Kami bersyukur bisa dipakai untuk menghasilkan karya yang memang ditujukan untuk memuliakan Tuhan,” ungkapnya.    

 

 

 

”Metafora ini merupakan sebuah perumpamaan dari objek visual, spesifikasi atau karakter dari sebuah benda yang sudah ada lalu dijadikan ide untuk konsep bentuk baru,” ujarnya.

 

Bertemakan ‘Manguni Simbol Inkulturasi Budaya Minahasa dan Kekristenan’, tenda kreatif tesebut dikerjakan selama 20 hari.  Anggaran Rp30 juta dikucurkan. Angka itu sudah termasuk biaya pembelian bahan-bahan pembuatan tenda dan konsumsi saat pekerjaan.

 

“Kesan yang ingin disampaikan melalui tenda ini, bahwa pemuda GMIM bangga akan budayanya dan mencintai GMIM,” ungkapnya.

 

 

Dikerjakan dengan 80 persen bambu sebagai bahan utama, rancangan dari tenda ini dibangun dengan memanfaatkan potensi sumber daya manusia dari pemuda jemaat GMIM Bethesda Tumaratas sendiri, yakni Rafelio Kelung SArs.

 

 

Salah satu komponen pohon yang dipamerkan dari dalam kemah yang didasari Alkitab, dimaknai sebagai bertumbuh kuat (Growing Strong). Sementara bambu yang menyerupai sinar memberi pesan membagikan kasih Kristus (Sharing Chris't Love) . “Sebagaimana tema PKPG 2024 (Growing Strong and Sharing Chris't Love),” tuturnya.

 

 

Diketahui, Lomba Tenda Seri A PKPG 2024 dijuarai GMIM Bethesda Tumaratas, juara 2 GMIM Eben Haezer Lompad, dan Juara 3 GMIM Kamang Kamanga. Sementara Lomba Tenda Seri B dimenangkan GMIM Anugerah Tumaratas, Juara 2 GMIM Bukit Sion Tounelet, Juara 3 GMIM Nafiri Tempang.

 

KPPJ Anugerah Tumaratas Dua, mensyukuri usaha yang dilakukan berbuah manis. Tenda dari Anugerah Tumaratas Dua meraih peringkat pertama. Hadiah langsung diterima saat penutupan PKPG, Jumat (5/7).

 

Pnt Viki Piri mengungkapkan, penghargaan ini dipersembahkan untuk kemuliaan nama Tuhan. "Usaha dari KPPJ, tim kerja, serta semua yang terlibat dalam proses pembuatan tenda kreatif ini, tidak sia-sia. Karena kami boleh juara satu. Semua ini untuk kemuliaan nama Tuhan," ungkap Piri.

 

 

Lepas dari samua euforia itu, pihaknya kembali ke maksud dan tujuan utama mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, PKPG merupakan momen untuk menggali kreatifitas dari teman-teman pemuda, sekaligus membangun kebersamaan.

 

"Banyak skali pelajaran yang kami boleh dapat di sini. Yang manja-manja, sudah boleh mandiri. Yang susah diatur jadi dengar-dengaran dan masih banyak lagi perubahan-perubahan positif terjadi," ungkapnya.

 

 

Diketahui, tenda kreatif KKPJ Anugerah Tumaratas Dua mengangkat tema, burung Manguni. Menurut anggota komisi, Kireina Aruperes, tema Manguni tersebut bukan tanpa sebab.

"Selain Manguni sebagai ikon Minahasa, kami mau tunjukkan kalau GMIM kaya dengan kebudayaan. Ini simbol injil dan kebudayaan di tanah Minahasa yang tidak bisa lepas," ucap Kireina.

 

Dikatakannya, tenda kreatif yang diaplikasikan tersebut, juga berhubungan dengan Minut sebagai salah satu daerah super prioritas di bidang kepariwisataan. Tenda Manguni pun dirakit dengan gaya arsitektur terbaik bukan hanya untuk mengejar gelar juara. Akan tetapi, hal ini juga demi mendukung program pemerintah untuk mendatangkan wisatawan.

 

 

Sementara itu, pelaksanaan PKPG GMIM 2024 terbilang sukses. Sekira 20 ribu obor pembangunan larut dalam sukacita di ratusan tenda yang dibangun di Bumi Perkemahan Laikit, Wilayah Dimalak.

 

Ditempa jadi pemuda GMIM yang siap mengobarkan pembangunan iman di Nyiur Melambai. Jadi penerus masa depan gereja dan bangsa yang takut akan Tuhan, berprestasi dan tidak pernah menyerah.

 

Ungkapan syukur digaungkan Ketua KPPSG Pnt Rio Dondokambey di hadapan ribuan pemuda yang hadir di ibadah penutupan itu. "Bersyukur kita bisa melaksanakan PKPG tahun 2024 di desa Laikit wilayah Dimalak. Tentunya kami mengucapkan syukur dan penuh dengan sukacita. Terima kasih kepada semua panitia yang bisa melaksanakan sebaik mungkin. Saya yakin kegiatan ini tidak gampang dilaksanakan. Maka bersyukur bisa melaksanakan kegiatan ini dengan baik. Terima kasih kepada semua yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini," katanya.

 

Lanjutnya, setiap kegiatan pemuda GMIM, tujuannya adalah memuliakan nama Tuhan, termasuk pelaksanaan PKPG. "Di momen ini kami juga berterima kasih kepada seluruh perangkat pelayanan pemuda GMIM yang sudah mendukung pelayanan di periode ini. Tetap jaga kekudusan dan kemuliaan acara ini. Jaga tujuan utama kedatangan peserta dalam PKPG. Jangan lupa kita semua berada di lingkungan kegiatan gereja. Jadi apa yang akan dilaksanakan, maka ingat ini kegiatan sebagai Obor Pembangunan," tegasnya.

 

Dia berharap, sebagai obor pembangunan, selalu memancarkan cinta kasih dan kedamaian. "Kalau kita cinta pemuda GMIM, viralkan kedamaian dan kecintaan orang GMIM. Kita semua cinta damai, jangan bertikai dan saling menghina. Maka kembangkan diri lagi untuk menjadi lebih baik dan tumbuh kuat dalam iman kedepan. Cerminkan kasih Kristus dalam kehidupan kita kedepannya," katanya.

 

Sementara itu, ucapan terima kasih disampaikan Ketua Panitia PKPG GMIM 2024 Pnt Clay Dondokambey. "Terima kasih kepada pemerintahan ODSK. Juga terima kasih kepada pemerintahan JGKWL. Terima kasih kepada TNI Polri dan semua yang terlibat. Terlebih para pemilik lahan untuk berkreasi dalam PKPG. Serta seluruh panitia yang telah bekerja keras. Juga 430 jemaat peserta yang hadir. Ketua komisi dan seluruh Pemuda GMIM sekira 20 ribu yang hadir. Tuhan memberkati," ungkapnya sembari memohon maaf jika dalam pelaksanaan terdapat kekurangan dari panitia di Wilayah Dimalak. (mesias/rez/jen)

Editor : Jendry Dahar
#PKPG GMIM