Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Gelar Honoris Causa Disorot, Disinyalir Beraroma Penipuan Intelektual, Banyak Publik Figur Mulai Ragu

Clavel Lukas • Kamis, 10 Oktober 2024 | 11:52 WIB
Ilustrasi Mahasiswa
Ilustrasi Mahasiswa

MANADOPOST.ID--Sepertinya aneka penghargaan gelar Profesor atau Doktor HONORIS CAUSA yang dikalungkan sejumlah lembaga pendidikan dunia kepada publik figur di Indonesia terus mendapatkan sorotan. 

Netizen menduga kuat, pemberian gelar kehormatan ini adalah penipuan intelektual, walau tidak semua. 

Raffi Ahmad misalnya. Gelar Doktor Honoris Causa dari UIPM Thailand dipertanyakan netizen, sampai pengacara kondang Hotman Paris harus menghubungi Raffi Ahmad di salah satu acara tv. 

Karena setelah ditelusuri netizen, perguruan tinggi yang menganugerahi gelar DR HC pada Raffi Ahmad tidak punya kampus alias tak ada kegiatan belajar mengajar. 

Menurut Raffi, dirinya diundang oleh UIPM. Dia lantas menanyakan ke bagian legalnya, untuk menghubungi pengundang yang menggelar even Managemen & Global Digital Development. 

Alasan mereka mengganjar penghargaan DR HC karena Raffi (RANS) telah banyak memberi kontribusi ke negara, misalnya menaikkan pariwisata di medsos-nya. 

Bagi Raffi, dengan kontroversi ini dia mempertimbangkan pemakaian gelar ini.

Yang pasti, apa yang diraihnya selama ini bukan karena gelar kehormatan.

Tapi dirinya sendiri sebagai Raffi Ahmad yang mendapatkan rezeki atas doa ibu dan saudara-saudaranya.

Diketahui, banyak sekali pejabat publik mendapatkan gelar kehormatan. Paling disorot gelar profesor.

Sebab sesuai UU 14/2005 tentang Guru dan Dosen, guru besar atau profesor adalah jabatan fungsional tertinggi bagi dosen, saat masih mengajar di kampusnya.

Begitu si profesor pensiun mengajar dari kampusnya, maka jabatan fungsionalnya itu pun berakhir.(*)

Editor : Clavel Lukas
#Raffi Ahmad #Honoris Causa #Doktor #profesor