Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pangeran William dan Kate Berduka, Anak Eks Pengasuh Kerajaan Tewas di Serangan New Orleans

Angel Rumeen • Sabtu, 4 Januari 2025 | 22:26 WIB

Ucapan belasungkawa Pangeran William di akun Instagram resminya.
Ucapan belasungkawa Pangeran William di akun Instagram resminya.

MANADOPOST.ID—Kematian Edward Pettifer, anak tiri mantan pengasuh kerajaan Tiggy Legge-Bourke, dalam serangan teroris di New Orleans pada Hari Tahun Baru, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Pettifer dan keluarga kerajaan Inggris.

Edward, 31 tahun, berasal dari Chelsea, London barat, dan menjadi salah satu dari 14 korban tewas setelah sebuah truk menghantam kerumunan yang sedang merayakan malam tahun baru di Louisiana.

Dalam sebuah pernyataan, Pangeran William dan Kate menyampaikan belasungkawa mereka, menyebut kejadian ini sebagai tragedi yang mengejutkan. “Catherine dan saya terkejut dan sedih dengan kematian tragis Ed Pettifer. Pikiran dan doa kami tetap bersama keluarga Pettifer dan semua orang tak berdosa yang terkena dampak tragis serangan mengerikan ini,” ujar Pangeran Wales.

Raja Inggris, Charles III, yang mengetahui kabar tersebut melalui saluran resmi, juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Pettifer secara pribadi.

Edward Pettifer adalah putra dari Charles Pettifer, mantan perwira militer Inggris, yang menikah dengan Tiggy Legge-Bourke pada tahun 1999. Tiggy, yang pernah menjadi pengasuh Pangeran William dan Harry, tetap memiliki hubungan dekat dengan keluarga kerajaan. Bahkan, putra Tiggy, Tom Pettifer, pernah menjadi pengiring dalam pernikahan Pangeran William dengan Catherine Middleton pada tahun 2011.

Keluarga Pettifer mengeluarkan pernyataan yang penuh emosi setelah kejadian tersebut. “Kami sangat hancur atas kehilangan Ed. Dia adalah putra, saudara laki-laki, cucu, keponakan, dan teman yang luar biasa bagi banyak orang. Kami semua akan sangat merindukannya,” tulis keluarga tersebut. Mereka juga meminta privasi agar dapat berduka secara pribadi.

Serangan ini, yang menewaskan 14 orang dan melukai puluhan lainnya, masih dalam tahap penyelidikan. Otoritas setempat tengah berupaya memastikan apakah insiden tersebut memiliki kaitan dengan kelompok teroris tertentu.

Edward Pettifer dikenang sebagai individu yang luar biasa oleh teman dan keluarganya, serta hubungannya yang erat dengan keluarga kerajaan menjadikan tragedi ini sebagai pukulan besar bagi banyak pihak.(*)

Editor : Angel Rumeen