Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

KPK Naikkan Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina oleh PT Telkom ke Penyidikan: Pengadaan MyPertamina

Grand Regar • Minggu, 26 Januari 2025 | 18:16 WIB

Ketua KPK Setyo Budiyanto
Ketua KPK Setyo Budiyanto
MANADOPOST.ID-KPK di bawah pimpinan Ketua KPK Setyo Budiyanto, menguliti 10 saksi dugaan tindak pidana korupsi proyek Digitalisasi SPBU PT Pertamina (Persero) tahun anggaran 2018-2023. 10 orang ini diperiksa KPK, guna mendalami proses pengadaan proyek digitalisasi SPBU oleh PT Telkom terkait pengadaan MyPertamina.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk buka suara soal dugaan kasus korupsi proyek digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Pertamina (Persero) Tahun 2018-2023 yang sedang diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan mengatakan pihaknya akan mematuhi segala proses dan menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum terkait dugaan kasus korupsi tersebut.

"Telkom taat, patuh kepada hukum. Kemudian, kami menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum," kata Andri Herawan kepada wartawan di kawasan Jakarta Pusat, dikutip Minggu (26/1).

Lebih lanjut, Andri juga membeberkan bahwa Telkom sangat mendukung penuh upaya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam melakukan 'bersih-bersih'.

Ia juga mengakui bahwa dugaan kasus korupsi kepada perusahaan pelat merah bidang telekomunikasi dan teknologi informasi adalah terkait dengan pengadaan MyPertamina. "Iya itu (MyPertamina), tapi semua kami serahkan ke penegak hukum," pungkasnya.

 Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui tengah mengusut kasus dugaan korupsi proyek digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT Pertamina (Persero) Tahun 2018-2023. Kasus itu didalami penyidik lembaga antirasuah melalui pemeriksaan saksi-saksi.

"Kasus ini ditingkatkan ke tahap penyidikan sejak September 2024," kata juru bicara KPK, Tessa Mahardhika kepada wartawan, Selasa (21/1).

KPK telah menjerat sejumlah tersangka guna meminta pertanggungjawaban hukum atas perbuatan rasuah terkait proyek tersebut. Namun, hingga saat ini Tessa belum mau menjelaskan lebih lanjut identitas dan jumlah tersangka yang telah dijerat atas kasus ini.(jp/gnr)

Editor : Grand Regar
#MyPertamina #pt telkom #KPK #Korupsi