Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Legislator Sulut Desak Optimalisasi PAD, Dorong Kemandirian Fiskal

Baladewa Setlight • Minggu, 23 Februari 2025 | 19:35 WIB

Nick Lomban
Nick Lomban

MANADOPOST.ID – Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Nick Lomban, menegaskan urgensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memperkokoh fondasi ekonomi daerah.

Legislator yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) ini menyoroti perlunya inovasi strategis dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut dalam menggali sumber-sumber penerimaan baru yang berkelanjutan.

Menurut Lomban, optimalisasi PAD akan menjadi katalisator utama dalam menopang stabilitas fiskal daerah.

“Jika Bapenda mampu mengidentifikasi dan mengelola peluang PAD yang belum tergarap, maka dampaknya akan bersifat fundamental terhadap peningkatan pemasukan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lomban menekankan bahwa ketergantungan Sulut terhadap dana transfer dari pemerintah pusat harus diminimalisir melalui peningkatan kapasitas fiskal secara progresif.

“Sulut masih dalam tahap menuju kemandirian fiskal. Oleh karena itu, peningkatan PAD yang signifikan akan menjadi instrumen vital agar Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay dapat merealisasikan program-program strategis yang berpihak pada kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Pentingnya diversifikasi sumber PAD menjadi fokus utama dalam pembahasan ini. Lomban mendorong Bapenda Sulut agar tidak hanya terpaku pada pajak dan retribusi konvensional, tetapi juga mengembangkan potensi sektor lain seperti pariwisata, pengelolaan aset daerah, dan pemanfaatan teknologi digital dalam sistem perpajakan.

“Pemerintah daerah harus lebih progresif dan adaptif dalam mencari terobosan baru. Dengan optimalisasi tata kelola PAD yang lebih inovatif, Sulut dapat lebih mandiri dalam mengalokasikan anggaran untuk sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” pungkas Lomban.

Dengan wacana ini, diharapkan pemerintah daerah semakin proaktif dalam mengimplementasikan kebijakan fiskal yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sulut secara berkelanjutan. (ewa)

Editor : Baladewa Setlight
#Nick Lomban #kemandirian fiskal #Sulut #sulawesi utara #DPRD #PAD #komisi III #DPRD Sulut