MANADOPOST.ID- Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Sulawesi Utara mendapat angin segar dari Pemerintah Provinsi Sulut.
Dalam kunjungan resmi yang berlangsung di Wisma Gubernuran, Ketua APGI Sulut Arlen Kolinug bersama Dewan Pembina Denny Engka bertemu langsung dengan Gubernur Sulut, Sabtu, (3/5).
Gubernur Sulut Yulius Selvanus menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan wisata berbasis alam dan peran strategis para pemandu gunung dalam industri pariwisata daerah.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Devi Tanos, yang ikut memberikan masukan dan menyambut baik aspirasi dari para pelaku wisata gunung.
Ketua APGI Sulut, Arlen Kolinug, menyampaikan bahwa APGI siap berkontribusi aktif dalam menjaga keselamatan, kelestarian alam dan pengalaman berwisata yang berkualitas di destinasi pegunungan.
"Kami ingin agar para pemandu gunung lokal mendapat pelatihan dan pengakuan resmi, sehingga mereka bisa menjadi ujung tombak dalam wisata petualangan di Sulut,” jelas Kolinug.
Gubernur Yulius Selvanus menanggapi positif inisiatif tersebut.
Ia menegaskan bahwa potensi wisata gunung di Sulawesi Utara sangat besar dan harus dikelola dengan pendekatan yang profesional.
“Peran APGI sangat penting dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata kita, terutama di kawasan pegunungan yang semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Pembina APGI Sulut, Denny Engka, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku wisata.
"APGI hadir bukan hanya untuk pemandu, tapi juga sebagai mitra pemerintah dalam mendesain ekowisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” kata Engka.
Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Devi Tanos, menambahkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil pertemuan.
“Kami siap bekerja sama dengan APGI untuk meningkatkan kualitas SDM dan pelayanan wisata,” tutup Tanos. (ryn)
Editor : Reza Abdilah