Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Selamat Jalan Joel Alberto Tanos, Dikenang Sebagai Bos Kecil yang Baik Hati

Ayurahmi Rais • Selasa, 5 Agustus 2025 | 11:38 WIB

 

Photo
Photo

MANADOPOST.ID- Sejak Senin (4/8/2025) hingga Selasa (5/8/2025) siang ini. Media Sosial banyak dipenuhi unggahan ucapan berbelasungkawa atas meninggalnya Joel Alberto Tanos. 

Seorang anak laki-laki berusia 18 tahun yang meninggal secara tragis karena menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan dua pelaku.

Dari informasi yang beredar, penganiayaan itu terjadi di sebuah rumah di Jalan Sion, Kelurahan Karombasan, Manado, pada Senin (04/08/2025) pagi.

Dugaan sementara kejadian itu dipucu karena korban mendapati kekasihnya sedang berpesta minuman keras (miras) bersama sejumlah pria.

Menurut laporan Subdit III Jatanras Polda Sulut, yang dikutip dari akun Hotspot Manado, kronologi kejadian bermula sekitar pukul 07.00 WITA. Korban Joel, awalnya mencari kekasihnya di rumahnya di Karombasan.

Karena tidak berada di tempat, korban mendapat informasi dari seorang saksi bahwa kekasihnya sedang berada di lokasi kejadian (TKP).

Bersama tiga orang saksi, korban kemudian mendatangi sebuah rumah di Jalan Sion. Setibanya di sana, krban mendapati kekasihnya memang sedang minum miras bersama para trsangka dan teman-temannya.

Terbakar api cemburu dan emosi, krb*n langsung mendobrak pintu rumah dengan keras. Naas, dobrakan pintu tersebut mengenai para tersangka yang kebetulan duduk di belakangnya. 

Tindakan krbon memicu reaksi keras dari trs*ngka pertama, AMR alias Abdul (29), yang langsung menegur krb*n. Adu mulut tak terhindarkan dan dengan cepat berujung pada prkelahian.

Di tengah prkelahian, trsangka kedua, ES alias Ervan (27), turut serta mmukul dan secara brutal mnikam krban di beberapa bagian tubuh, termasuk dada kiri, pinggul kiri, dan leher bagian depan. Total, krban menderita lima luka tikamn.

Melihat kejadian tersebut, para saksi berusaha melerai dan hendak membawa krban ke rumah sakit. Namun, tersangka AMR dilaporkan masih terus mengejar dan memukuli krb*n dengan tangan kosong saat hendak dilarikan.

Krban akhirnya berhasil dibawa oleh rekan-rekannya ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado dalam kondisi kritis. Namun, nyawanya tak tertolong. Pihak dokter menyatakan krb*n telah mninggal dunia pada saat tiba di rumah sakit sekitar pukul 08.05 WITA.

Tak butuh waktu lama, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Sario, Tim Resmob Polresta Manado, dan Tim Resmob Polda Sulut berhasil mengamankan kedua pelaku, Abdul Muchlis Rawasi dan Ervan Siging, di salah satu rumah pelaku di Kelurahan Sario Kota Baru.

Polisi juga menyita barang bukti berupa tiga bilah pisau, termasuk satu pisau yang diduga kuat digunakan untuk mnikam krban.

Saat ini, kedua trsangka beserta para saksi telah diamankan dan diserahkan ke Polda Sulut untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Di sisi lain, kepergian Joel ini menjadi duka cita yang dalam bagi banyak orang. Banyak kesaksian yang disampaikan jika semasa hidup Noel dikenal sebagai anak yang baik.

Meskipun berasal dari keluarga mampu, ia adalah sosok anak baik yang tidak memilih-milih teman. 

Editor : Ayurahmi Rais
#korban penikaman #Pesta Miras #sulawesi utara #Bos kecil #Kota Manado #Karombasan #Joel Alberto Tanos