Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pelatihan Pekerja Migran Manado Post Digaransi KP2MI, Simak Penjelasan Kepala BP3MI Sulawesi Utara

Reza Abdilah • Rabu, 3 September 2025 | 23:44 WIB
Kepala BP3MI Sulawesi Utara Syachrul Afriyadi didampingi Direktur Manado Post Tommy Waworundeng secara simbolis mengalungkan tanda peserta pelatihan di Grha Pena
Kepala BP3MI Sulawesi Utara Syachrul Afriyadi didampingi Direktur Manado Post Tommy Waworundeng secara simbolis mengalungkan tanda peserta pelatihan di Grha Pena

 

MANADOPOST.ID- Kepala Badan Perlindungan Pelayanan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Syachrul Afriyadi kembali menyambangi Grha Pena Manado Post, Rabu (3/9). Kedatangannya disambut langsung Direktur Manado Post Tommy Waworundeng. Menyapa puluhan peserta Pelatihan Bahasa Jepang Calon Pekerja Migran Indonesia Program SSW/TG.

Diketahui ini merupakan program Manado Post bekerjasama dengan LPK Gambatte Mirai Manado dan didukung penuh BP3MI Sulut. Kerjasama ini pun dijamin langsung Syachrul Afriyadi. Bahkan juga menurut penjelasan Syachrul Afriyadi, bahwa kegiatan ini juga dilindungi oleh Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)

"Saya sangat bahagia melihat anak-anakku, keren. Inilah calon-calon juragan," katanya. "Saya Kepala BP3MI Sulawesi Utara. Jadi adik-adik semua tidak usah khawatir. Karena program yang dilaksanakan Manado Post ini merupakan program resmi, se resmi resminya. Sebab semua dalam pengawas kami Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia," tambahnya.

Tercatat ada 40 orang yang mengikuti. Dibagi dua kelas. Tiap kelas 20 orang. "Jadi semua asal job dan apa yang akan kalian kerjakan nanti, itu dari kami (BP3MI) semua. Jadi kalian disini hanya numpang belajar bahasanya. Sebab itu merupakan salah satu syarat mutlak untuk bekerja di Jepang. Untuk berbicara bahasa Jepang," terangnya.

Dirinya berharap semua dapat mengikuti pelatih dengan baik. "Mudah-mudahan kalian tidak terlalu lama mengikuti pelajaran. Intinya pemerintah ada untuk kalian. Kami mengawasi dan ini bukan yang abal-abal. Sebab banyak yang penipuan," ungkapnya sembari kembali menegaskan pernyataannya. "Saya kepala BP3MI Sulawesi Utara menyatakan dan menggaransi program ini aman, seaman amannya untuk adik-adikku semuanya," tegasnya.

Dirinya yang asli Makassar menyampaikan ada dua syarat untuk kerja keluar negeri. Pertama adalah keinginan yang keras dan kedua sehat. "Pelatihan ini masuk di syarat nomor 1. Kalau tidak punya dua-duanya ya mohon maaf," katanya lagi menambahkan beberapa tahapan pasca pelatihan bahasa Jepang.

"Nah tahapan selanjutnya kita akan lakukan tes. Tiga bulan kedepan mudah-mudahan sehat-sehat semua. Jadi setelah kalian belajar akan juga di tes. Mudah-mudahan bisa untuk pemberangkatan tahun ini," katanya berharap.

Dirinya bahkan menggaransi program ini. "Jadi setelah belajar bahasa disini, selanjutnya pemerintah yang akan pandu sampai kalian bisa berangkat. Jadi ini resmi. Saya yang menggaransi kalian aman," tambahnya.

Dia juga berpesan agar jangan tergiur tawar program tidak resmi. "Saya pesan juga ke kalian itu, hati-hati. Jangan sampai kalian dipanggil untuk ke yang tidak resmi. Apalagi untuk empat negara. Di antara Kamboja, Myanmar, Vietnam," tegasnya.

"Jadi kepala BP3MI menyatakan kepada kalian bahwa tidak ada pemberangkatan ke empat negara tersebut. Kalau mau kumabal, silahkan. Resiko ditanggung penumpang. Sebab torang saya pa ngana," tegasnya lagi.

Maka para peserta harus berjuang mati-matian. "Berjuang sekuat tenaga, belajar yang baik. Mudah-mudahan niat baik kalian ini Tuhan restui. Semuanya tetap semangat belajar dan kami tetap mengawasi. Mudah-mudahan kalian sehat semua, bisa dalam tes nanti dan semua berangkat nanti," katanya.

Editor : Reza Abdilah
#Manado Post #KP2MI #pekerja migran