Waktu itu, Jussac Rumambi memakai baju adat dari Sulut, yaitu kostum Kawasaran khas Minahasa. Penghargaan tersebut diumumkan langsung oleh Wapres Jusuf Kallah disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi dan tamu undangan dalam upacara penurunan bendera.
Jussac Rumambi saat itu mendapat hadiah sepeda, sama seperti pemenang kategori lainnya. Pakaian Yusak dianggap unik dengan warna dominan merah dihiasi pernak-pernik kepala tengkorak imitasi khas prajurit Kawasaran.
Jussac Rumambi memang dikenal sebagai salah satu sosok yang sering mepromosikan adat Minahasa baik di level daerah hingga Nasional. Dirinya banyak tampil atau terlibat dalam sejumlah iven kebudayaan.
Selamat jalan Jussac Rumambi, Tuama Minahasa. Tuhan Yesus menguatkan keluarga yang ditinggalkan.(gnr)
Editor : Grand Regar