Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pemerintah Kota Tokyo Masih Butuh 154 Perawat Lansia, Manado Post Buka Lowongan Pelatihan Bagi Generasi Muda di Sulut

Tommy Waworundeng • Senin, 22 Desember 2025 | 21:46 WIB

 

Pemerintah Kota Tokyo Jajaki Kerja Sama “Kaigo Passport Tokyo” di Manado Post
Pemerintah Kota Tokyo Jajaki Kerja Sama “Kaigo Passport Tokyo” di Manado Post

MANADOPOST.ID — Pemerintah Kota Tokyo, Jepang, terus membuka peluang kerja bagi tenaga migran asal Indonesia, khususnya di sektor perawatan lansia (Kaigo).

Pada tahun 2025, Tokyo membutuhkan total 352 pekerja migran bidang Kaigo. Namun hingga saat ini, baru 198 tenaga kerja yang berhasil terpenuhi.

Artinya, masih tersedia 154 lowongan kerja yang terbuka lebar untuk dilamar.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh utusan Pemerintah Kota Tokyo saat melakukan kunjungan khusus ke Manado Post, dalam rangka menjajaki kerja sama program strategis bertajuk “Kaigo Passport Tokyo”.

Pemerintah Kota Tokyo saat berkunjung ke Manado Post
Pemerintah Kota Tokyo saat berkunjung ke Manado Post

Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak tenaga perawat lansia di Jepang, khususnya di wilayah Tokyo dan sekitarnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, pada Maret 2025 tercatat sebanyak 352 lowongan kerja dipasang oleh perusahaan-perusahaan keperawatan lansia di Tokyo.

Hingga kini, masih terdapat 154 posisi yang belum terisi dan siap dilamar oleh tenaga kerja asal Indonesia.

Foto bersama dengan peserta pelatihan calon pekerja migran Indonesia asal Sulawesi Utara di Manado Post
Foto bersama dengan peserta pelatihan calon pekerja migran Indonesia asal Sulawesi Utara di Manado Post

Rombongan Pemerintah Kota Tokyo yang hadir dalam kunjungan tersebut terdiri dari:
Makiko Okada, Operator Proyek Monoger Project “Kaigo Passport Tokyo” dari Biro Sosial Pemerintah Kota Tokyo;
Hinano Sahashi, Operator Proyek “Kaigo Passport Tokyo” dari Biro Kesejahteraan Sosial Pemerintah Metropolitan Tokyo;
Kensuke Murakami, Operator Tertunjuk Proyek “Kaigo Passport Tokyo”.

Dalam pertemuan tersebut, para utusan menegaskan bahwa peluang kerja bagi tenaga asal Sulawesi Utara sangat besar, terutama melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) bidang Kaigo.

“Lowongan kerja SSW Kaigo sangat banyak tersedia di rumah sakit dan fasilitas perawatan lansia di sekitar Tokyo. Kami mendorong agar segera mendaftar, karena angkatan baru akan segera dibuka,” ujar Makiko Okada.

Menariknya, Makiko Okada juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Tokyo menyiapkan subsidi biaya tempat tinggal bagi pekerja migran asal Sulawesi Utara yang bekerja sebagai perawat lansia di Tokyo.

Kebijakan ini dinilai menjadi insentif penting dan peluang besar bagi generasi muda Sulut yang ingin merintis karier di Jepang tanpa harus terbebani biaya awal yang tinggi.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur Manado Post, Tommy Waworundeng, bersama Pemilik LPK Gambatte Mirai, Febry Paendong, serta perwakilan LPK lainnya, yakni Oktaviane Lila dan Malky Rory, bersama para sensei.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam membuka peluang kerja sama yang lebih erat antara Pemerintah Kota Tokyo dan lembaga-lembaga pengembangan sumber daya manusia di Sulawesi Utara, khususnya dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja perawat lansia Indonesia di Jepang.

Bagi warga Sulut yang ingin bekerja di Jepang, bisa hubungi Malky Rory di  +62 813-4529-3061 untuk ikut pelatihan bahasa Jepang.  (*)

Editor : Tommy Waworundeng
#pekerja migran indonesia #Pemerintah #tokyo #Kaigo #Manado Post