Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bendera Chelsea Hingga Dokumen Penting, Barang Kesayangan Iringi Kepergian Rylan Henry Pribadi ke Peristirahatan Terakhir

Ayurahmi Rais • Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:12 WIB
Peti jenazah Rylan Pribadi.
Peti jenazah Rylan Pribadi.

MANADOPOST.ID – Isak tangis tak terbendung menyelimuti prosesi pemakaman Rylan Henry Pribadi yang dilaksanakan pada Sabtu (17/1) siang tadi.

Di tengah suasana duka yang mendalam, pemandangan menyayat hati terlihat di dalam peti jenazah cucu dari pendiri Napan Group, Henry Pribadi tersebut.

Sebagai bentuk cinta terakhir, keluarga menyertakan berbagai barang kesayangan almarhum untuk ikut dikuburkan.

Ibu dan ayah Almarhum  Rylan Henry Pribadi, saat memberikan sambutan di ibadah pemakaman.
Ibu dan ayah Almarhum Rylan Henry Pribadi, saat memberikan sambutan di ibadah pemakaman.

Salah satu yang paling mencolok adalah atribut klub sepak bola asal Inggris, Chelsea FC

Sebuah bendera bertuliskan nama klub tersebut dan boneka maskot diletakkan dengan rapi di atas jenazah, seolah menemani perjalanan terakhir pemuda yang sangat menggemari klub berjuluk The Blues itu.

Rylan merupakan putra laki-laki satu-satunya dari Reza Pribadi.

Sebagai anak lelaki tunggal di antara tiga bersaudara, sosok Rylan adalah permata hati bagi sang ayah. Kepergiannya terasa begitu cepat.

Almarhum  Rylan Henry Pribadi
Almarhum Rylan Henry Pribadi

Dari informasi yang didapat Manado Post diberbagai kolom komentar sosial kedia, Rylan sedang menempuh pendidikan di Australia. Bertahun-tahun ia tinggal di asrama sekolah

Lalu ia mengisi waktu libur sekolahnya dengan berwisata ke Jepang. Sayangnya takdir berkata lain, ia diduga mengalami kecelakaan saat bermain ski. 

Ia dikabarkan meninggal pada 7 Januari lalu. Namun identitasnya saat itu sempat diswmbunyikan. 

Selain atribut sepak bola, keluarga juga menyertakan dokumen-dokumen penting milik almarhum ke dalam peti.

Hal ini dilakukan sebagai simbol penghormatan atas identitas dan segala pencapaian yang telah ia raih semasa hidupnya.

 

Editor : Ayurahmi Rais