MANADOPOST.ID — Nama Michaela Elsiana Paruntu atau yang akrab disapa Mika, belakangan semakin menguat sebagai kandidat terdepan untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Utara.
Sejumlah kader menilai sosoknya sebagai figur yang paling paripurna untuk menakhodai partai berlambang pohon beringin di Bumi Nyiur Melambai.
Mika lahir dari keluarga dengan rekam jejak panjang di dunia pemerintahan dan politik. Latar belakang tersebut dinilai membentuk kematangannya dalam memahami dinamika organisasi dan kepartaian.
Selain dikenal sebagai figur politik daerah, Mika juga disebut memiliki kedekatan dengan jajaran elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, Mika disebut mendapatkan ruang komunikasi yang cukup baik di tingkat pusat.
Kedekatan itu terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Quran yang digelar di kantor DPP Partai Golkar di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Mika tampak berbincang santai namun serius dengan Ketua Umum Bahlil di sela-sela agenda partai.
Interaksi keduanya pun memunculkan berbagai tafsir politik. Sejumlah kalangan menilai komunikasi tersebut sebagai sinyal kedekatan sekaligus indikasi hubungan politik yang intens antara kader daerah dan pimpinan pusat.
Adik kandung dari Ketua DPD I Golkar Sulut saat ini, Christiany Eugenia Paruntu, itu tumbuh dalam lingkungan yang sarat nilai kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat.
Pengalaman organisasi yang dimilikinya juga dinilai menjadi modal kuat dalam membangun konsolidasi partai.
Selain aktif dalam berbagai kegiatan kepartaian, Mika dikenal sebagai figur yang mudah berbaur dengan berbagai kalangan.
Ia kerap membangun komunikasi dengan generasi muda, tokoh masyarakat, hingga komunitas pelayanan gereja. Sosoknya yang merakyat serta perannya sebagai pelayan Tuhan dan penatua remaja membuatnya dinilai tidak eksklusif dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Di lembaga legislatif, kinerja Mika juga mendapat sorotan positif. Sebagai pimpinan DPRD Sulawesi Utara, ia dinilai mampu menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran secara optimal, sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan pemerintah daerah.
Saat ini Mika juga menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Minahasa Selatan. Ia pun telah menyatakan kesiapan untuk maju dalam bursa Ketua DPD I Golkar Sulut.
“Siap maju sebagai calon Ketua Golkar Sulut dan tetap tertib tegak lurus di bawah arahan Ketua Umum Bahlil Lahadalia,” ujar Mika saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Dalam kegiatan buka puasa bersama di kantor DPP Golkar tersebut, kehadiran Mika juga menarik perhatian sejumlah kader. Ia tampak menyapa langsung Ketua Umum Bahlil dan terlibat diskusi singkat di sela acara yang dihadiri para petinggi partai.
Meski berlangsung singkat, komunikasi tersebut dinilai mencerminkan kedekatan politik yang selama ini terjalin antara Mika dan pimpinan pusat partai.
Menanggapi hal itu, Mika menegaskan bahwa kehadirannya dalam agenda tersebut merupakan bagian dari aktivitas sebagai kader partai.
“Sebagai kader partai tentu kita harus dekat dengan pimpinan. Saya hadir dalam kapasitas sebagai Ketua DPD II Golkar Minahasa Selatan,” katanya.
Dukungan terhadap Mika juga datang dari internal partai di daerah. Salah satunya disampaikan oleh Sulhan Manggabarani, kader Golkar Sulut yang juga menjabat sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow.
Menurut Sulhan, kapasitas dan pengalaman politik yang dimiliki Mika membuatnya sangat layak dipercaya memimpin DPD I Golkar Sulut.
“Kapasitas Ibu Mika sangat layak jika dipercaya menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Sulut. Semua kompetensi politik ada dalam diri Ibu Mika,” ujar Sulhan.
Ia menambahkan, kedekatan Mika dengan elite DPP Golkar akan menjadi keuntungan strategis bagi konsolidasi partai di Sulawesi Utara, termasuk bagi 15 DPD II kabupaten dan kota.
“Ibu Mika dekat dengan elit-elit DPP. Itu menjadi keberuntungan bagi kami di DPD I dan DPD II Golkar Sulut jika beliau memimpin. Sinkronisasi program dengan pusat tentu akan lebih masif,” pungkasnya. (ewa)
Editor : Baladewa Setlight