MANADOPOST.ID — Ketua Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP) Philip Pantouw mengatakan, peringatan Hari Perawat Nasional yang jatuh setiap 17 Maret menjadi momentum penting untuk memberikan penghargaan kepada para perawat yang telah mendedikasikan hidupnya dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Di Sulawesi Utara, salah satu sosok yang layak mendapat apresiasi adalah Dora Sigar, yang dikenal sebagai perawat dengan dedikasi tinggi dalam melayani pasien," ujar Philip Pantouw.
Lanjut Pantouw, profesi perawat selama ini memegang peranan penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Para perawat tidak hanya memberikan perawatan medis, tetapi juga menghadirkan sentuhan kemanusiaan, empati, dan penguatan moral bagi pasien serta keluarga mereka.
"Peringatan Hari Perawat Nasional menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenang dan menghargai pengabdian para perawat yang bekerja tanpa mengenal lelah, baik di rumah sakit, puskesmas, maupun di tengah masyarakat.
Melalui momentum ini, masyarakat diajak untuk memberikan penghargaan kepada para perawat, termasuk Dora Sigar, yang telah menunjukkan komitmen dan ketulusan dalam menjalankan tugas kemanusiaan di bidang kesehatan," ujar Pantouw.
Dedikasi para perawat diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menekuni profesi mulia tersebut, sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas.
Ditambahkan Dr Valentino Lumowa, perawat atau Nuers berasal dari kata bahasa Latin Nutrire yang berarti menumbuhkembangkan, memelihara.
"Karena itu, seorang perawat akan senantiasa memberi pelayanan kehidupan. Dia akan menjadi sumber pemeliharaan kehidupan sekecil apapun potensinya," jelas Dr Valentino. (*)
Editor : Tommy Waworundeng