MANADOPOST.ID - Program Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapatkan perhatian khusus dari Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Prof Dr Reda Manthovani dan Anggota DPR RI Komisi III Martin Daniel Tumbelaka (MDT).
Program Presiden Prabowo yang mendapatkan atensi seperti pengelolaan keuangan Dana desa (Dandes) serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Saat diwawancarai Manado Post, Prof Reda Manthovani mengatakan bahwa, Kejaksaan memantau secara langsung laporan pertanggungjawaban setiap pengguna Dandes.
"Apakah pertanggungjawabannya benar, setengah benar atau tidak benar, itu akan kita kroscek langsung. Itu agar tata kelola keuangan desa jadi tertata," imbuhnya.
Prof Reda mengatakan, kemudian Kejaksaan yang bekerjasama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) akan memantau dan mengawasi produk dari dapur-dapur MBG. Dirinya mengatakan, sudah memiliki trik untuk proses pengawasan program MBG di Sulut.
"Penerima manfaat di sekolah-sekolah kita akan libatkan secara langsung. Ada aplikasinya jagadapurmbg.id itu mereka akan laporkan, rantangannya seperti apa. Makanan bagus atau seperti apa. Atau apakah juga makanan itu sesuai dengan harganya. Itu kita awasi," bebernya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi III Martin Daniel Tumbelaka mengapresiasi kunjungan Jamintel Prof Reda Manthovani dalam mengawal program Presiden Prabowo Subianto di Sulut.
"Kita akan sama-sama mengawasi agar desa-desa di Sulut bisa sejahtera. Kemudian yang paling utama untuk kita awasi adalah pengelolaan Dandes. Jangan sampai ada kepala desa yang melakukan pengelolaan keuangan desa secara ugal-ugalan," benernya.
Anggota DPR RI dari Fraksi Gerinda tersebut juga memastikan akan mengawal program Presiden Prabowo terkait program MBG. Menurutnya, apa yang telah disampaikan Jamintel Prof Reda Manthovani terkait pengawasan MBG di Sulut sudah sangat jelas.
"Jadi hasil-hasil evaluasi program MBG di Sulut itu nantinya akan dirampungkan kemudian disampaikan ke Kepala BGN. Agar supaya semua penerima manfaat memang benar-benar menerima sesuai porsi dan regulasi BGN. Jadi harus betul-betul bergizi jangan asal-asalan," tandasnya. (ewa)
Editor : Baladewa Setlight