Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamintel: Kejagung Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis 

A
Penulis: Angel Rumeen❯
Jamintel Reda Manthovani saat diwawancarai di Manado, Selasa (7/4).
Jamintel Reda Manthovani saat diwawancarai di Manado, Selasa (7/4).

Advertisement

 

MANADOPOST.ID—Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung Reda Manthovani menegaskan komitmen institusinya dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto.

Menurut Reda saat diwawancarai di Manado, Selasa (7/4), pengawasan ini bertujuan memastikan program strategis nasional tersebut berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak sebagai penerima manfaat utama.

Advertisement

Ia menekankan setiap anggaran negara yang dialokasikan harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan oleh negara benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak kita. Jangan sampai ada keraguan dari para pelaksana di lapangan karena mereka merasa takut salah secara administratif,” ujar Reda.

Lebih lanjut, Reda menyambut baik sinergi lintas lembaga dalam pengawasan program tersebut. Ia menilai keterlibatan Kejaksaan Agung bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan hukum yang memberikan kepastian bagi para pelaksana di lapangan.

Advertisement

Dengan adanya pendampingan tersebut, pelaksana program di daerah diharapkan dapat bekerja lebih tenang, tanpa dihantui kekhawatiran terhadap potensi kesalahan administratif. Hal ini dinilai penting agar program dapat berjalan optimal tanpa hambatan birokrasi yang tidak perlu.

“Dengan adanya pengawalan dari Kejaksaan, para petugas bisa bekerja dengan tenang, fokus, dan profesional,” tambahnya.

Reda juga menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan Kejaksaan bertujuan untuk mendorong profesionalisme sekaligus menjaga integritas seluruh proses pelaksanaan program. Ia mengingatkan agar tidak ada celah penyimpangan, baik dalam distribusi maupun penggunaan anggaran di lapangan.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Manado PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BGN Hadirkan 13 SPPG Baru untuk Perluas Jangkauan MBG di Papua

BGN Hadirkan 13 SPPG Baru untuk Perluas Jangkauan MBG di Papua

Kehadiran fasilitas tersebut memperkuat jangkauan program pemenuhan gizi, termasuk hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kejagung Didesak Telusuri SPPG di Sulut Pasca Penahanan Eks Kepala dan Dua Orang Jenderal Wakil BGN terkait Dugaan Korupsi

Kejagung Didesak Telusuri SPPG di Sulut Pasca Penahanan Eks Kepala dan Dua Orang Jenderal Wakil BGN terkait Dugaan Korupsi

mendesak, Kejagung untuk ikut mengawal proyek SPPG di Sulut. Jangan-jangan ada SPPG yang terlibat dalam pusatan korupsi terpusat tersebut. “Bolehlah Kejaksaan Agung cek juga SPPG di Sulut. Jangan-jangan ikut terlibat d

Ditahan Kejagung, Ini Profil Putra Sulut Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung

Ditahan Kejagung, Ini Profil Putra Sulut Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung

Putra Sulawesi Utara (Sulut) Lodewyk Pusung yang sebelumnya ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) ditangkap Kejaksaan Agung (Kejagung).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer