MANADO POST.ID – Luar biasa hebat. PT. MSM/TTN berkolaborasi dengan Pemerintah kecamatan Likupang Timur, kabupaten Minahasa Utara, gelar "Ayah Bunda Asuh Anak Stunting".
Pemerintah Minahasa Utara selain bekerjasama dengan kedua anak usaha PT Archi Indonesia Tbk ini, juga melibatkan sejumlah kontraktor di proyek tambang emas Toka Tindung, PT Samudera Mulia Abadi (PT SMA), PT Geopersada Mulia Abadi (PT GMA) dan PT Sari Buana Manado (PT SBM). Program kolaboratif ini bertujuan menekan angka stunting di wilayah Likupang Timur dengan memberikan perhatian khusus untuk perkembangan gizi 12 anak teridentifikasi stunting.
Dukungan perusahaan diwujudkan melalui penyediaan makanan tambahan bergizi seperti telur, buah, susu, serta biskuit kelor yang merupakan produk kelompok binaan PT MSM/TTN. Selain itu, ada juga pelatihan kegiatan memasak makanan bergizi dari ahli gisi tim Comdev PT MSM/TTN dilaksanakan dua kali setiap bulan. Program ini akan berlangsung selama tiga bulan, disertai pendampingan, sosialisasi, edukasi, dan evaluasi dari pemerintah dan perusahan.
Camat Likupang Timur, Delby Wahiu, menyampaikan program ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam memperbaiki gizi anak di masa pertumbuhan.
“Ini adalah komitmen bersama untuk mewujudkan zero stunting di Kecamatan Likupang Timur. Kita tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus bersinergi dengan semua pihak, termasuk perusahaan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sustainability & External Affairs Group Head PT MSM/TTN, Yustinus Hari Setiawan. Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program tersebut.
“Kami merasa terpanggil ketika mengetahui masih ada anak stunting di wilayah ini. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian kami bersama pemerintah,” ungkapnya.
Para orang tua menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah kecamatan dan pihak perusahan. Mereka berharap program ini dapat berkesinambungan membantu perbaiki kondisi gizi anak-anak mereka. (*)
Editor : Tommy Waworundeng