MANADOPOST.ID--Tim Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kota Tomohon turun langsung melakukan pemantauan terhadap aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah titik wilayah, Jumat (17/4/2026).
Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh proses layanan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Pemantauan tersebut menyasar beberapa lokasi strategis, di antaranya SPPG Kolongan Satu di Tomohon Tengah, SPPG Walian di Tomohon Selatan, SPPG Matani Dua di Tomohon Tengah, serta SPPG Paslaten Satu di Tomohon Timur.
Selain itu, tim juga meninjau kesiapan Gedung SPPG Walian Satu yang dalam waktu dekat akan mulai beroperasi.
Koordinator Tim Satgas MBG Kota Tomohon, Dolvin Karwur, menjelaskan bahwa pengawasan ini penting untuk memastikan makanan yang disajikan kepada penerima manfaat memenuhi standar gizi, higienitas, serta takaran yang tepat.
Ia menegaskan bahwa meskipun sebagian besar SPPG telah berjalan sesuai ketentuan, masih ditemukan sejumlah kekurangan, terutama pada aspek sarana dan prasarana.
“Sebagian besar sudah memenuhi ketentuan, namun masih ada yang perlu dibenahi. Kami menemukan beberapa catatan penting di sejumlah SPPG yang akan segera disampaikan kepada BGN untuk ditindaklanjuti,” ujar Karwur.
Salah satu temuan mencolok terdapat di SPPG Paslaten Satu, di mana kondisi sirkulasi udara di gudang penyimpanan dan area dapur dinilai belum memadai. Selain itu, sistem saluran air juga perlu segera diperbaiki agar sesuai dengan standar operasional.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Satgas MBG Kota Tomohon, Novie Kainde, yang menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).
Ia mengimbau seluruh mitra SPPG agar terus meningkatkan kualitas pelayanan demi kelancaran operasional program.
“Seluruh mitra harus menjalankan SOP dengan baik agar layanan berjalan lancar dan tidak mengalami kendala, terutama dalam menjaga kualitas makanan bagi penerima manfaat,” katanya.
Program MBG sendiri merupakan program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui pemenuhan gizi seimbang.
Di Kota Tomohon, menurut Koordinator Wilayah Kota Tomohon dari Badan Gizi Nasional (BGN) jumlah penerima manfaat program ini mencapai 28.747 orang, yang terdiri dari siswa sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui.
Turut dalam kegiatan ini sejumlah anggota Satgas MBG seperti Mareyke Manengkey, John Lumopa, Yurike Pitoy, dan Stevy Pijoh, serta perwakilan BGN Kota Tomohon Stevania Runtuwene.
Melalui pemantauan ini, diharapkan kualitas layanan SPPG di Kota Tomohon semakin meningkat, sehingga program Makanan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat. (yol)
Editor : Julius Laatung