MANADOPOST.ID- Duta Besar India untuk Indonesia H.E. Mr. Sandeep Chakravorty, mengambangi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. Kunjungan resmi ini dalam rangka peresmian Bharat Corner yang berlokasi di Kantor Pusat Urusan Internasional, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) kampus Tumou Tou, Jumat (24/4).
Diketahui hal ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama akademik dan kultural antara Indonesia dan India, sekaligus mendukung agenda internasionalisasi pendidikan tinggi di Unsrat.
Disambut Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Octovian A. B. Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN-Eng, yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Prof. Ir. Steenie E. Wallah, MSc, PhD.
Maka dalam sambutannya, kehadiran Bharat Corner menjadi langkah strategis dalam memperkaya sumber belajar dan memperluas wawasan global sivitas akademika.
“Bharat Corner diharapkan menjadi sarana penguatan literasi internasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof Wallah.
Duta Besar India H.E. Mr. Sandeep Chakravorty pun menyambut positif peresmian tersebut. Dirinya menekankan bahwa inisiatif Bharat Corner merupakan bagian dari upaya diplomasi pendidikan dan budaya India di Indonesia.
“India dan Indonesia memiliki hubungan historis yang kuat. Kehadiran Bharat Corner di Unsrat diharapkan dapat memperdalam pemahaman akademik mengenai India serta mendorong kerja sama yang lebih intensif antar institusi pendidikan,” ungkapnya.
Nampak peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Duta Besar India bersama perwakilan pimpinan Unsrat. Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan koleksi buku yang mencakup berbagai bidang, antara lain budaya, sejarah, pendidikan, dan geografi India.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen terhadap hubungan jangka panjang yang berkelanjutan.
Untuk itu, Kepala Pusat Urusan Internasional Unsrat dr. Grace Korompis, MHSM, DrPH, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan arah kebijakan internasionalisasi universitas.
“Kami memandang Bharat Corner sebagai instrumen penting dalam memperkuat jejaring global Unsrat. Selain meningkatkan akses terhadap sumber pengetahuan internasional, inisiatif ini juga membuka peluang pengembangan program pertukaran, kolaborasi riset, serta kegiatan akademik lintas negara," katanya.
Acara ini turut dihadiri oleh para Dekan, Wakil Dekan, Kepala Lembaga, pimpinan Biro dan Pusat serta staf di lingkungan Universitas Sam Ratulangi, yang menunjukkan dukungan institusional terhadap penguatan kerja sama internasional.
Dengan diresmikannya Bharat Corner, Unsrat menegaskan komitmennya dalam mengembangkan ekosistem akademik yang terbuka, kolaboratif dan berorientasi global.(*)
Editor : Reza Abdilah