MANADOPOST.ID– Momentum Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 menjadi catatan penting bagi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU, ASEAN Eng., Unsrat terus menorehkan berbagai prestasi gemilang hingga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di luar Pulau Jawa.
Dari total 2.966 perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Unsrat berhasil meraih peringkat ke-2 nasional dalam kategori Badan Layanan Umum (BLU) untuk pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) berdasarkan penilaian KPKNL.
Tak hanya itu, secara akademik Unsrat juga menunjukkan performa membanggakan. Dalam pemeringkatan Webometrics Ranking of World Universities, Unsrat menempati peringkat ke-31. Sebuah capaian yang mencerminkan kekuatan visibilitas digital, publikasi ilmiah, serta dampak akademik di tingkat global.
Sementara itu, pada pemeringkatan EduRank, Program Studi Kedokteran Gigi Unsrat berhasil menembus Top 10 nasional, mempertegas kualitas pendidikan di bidang kesehatan yang dimiliki kampus ini.
Di bidang tata kelola, Unsrat juga mengantongi Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, yang menjadi indikator mutu institusi secara keseluruhan.
Prestasi mahasiswa pun terus mengalir melalui partisipasi aktif dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) serta keberhasilan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Secara sumber daya, Unsrat didukung oleh kekuatan akademik yang solid. Hingga Januari 2026, tercatat 1.356 dosen, termasuk 123 guru besar, sekitar 500 doktor, lebih dari 60 dokter spesialis 1, serta lebih dari 10 spesialis 2. Jumlah mahasiswa pun mencapai sekitar 27.000 orang, menjadikan Unsrat sebagai salah satu kampus besar di kawasan timur Indonesia.
Dengan berbagai capaian tersebut, Unsrat di bawah kepemimpinan Prof. Sompie terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, sekaligus memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa perguruan tinggi di luar Pulau Jawa mampu bersaing dan unggul di kancah global. (*)
Editor : Tommy Waworundeng