MANADOPOST.ID-Kejaksaan Tinggi Sulut merespon viralnya foto yang menampilkan pertemuan Kajati Sulut dengan mantan Bupati Sitaro Toni Supit di sebuah restoran. Foto itu dikaitkan dengan dugaan adanya intervensi atau kepentingan tertentu terkait perkara yang sementara ditangani Korps Adhayaksa di Nyiur Melambai.
Melalui Asintel Eri Yudianto, Kejati Sulut menegaskan pertemuan itu terjadi di ruang terbuka dan semua masyarakat bisa mengakses.
“Di sini mungkin ada suatu pemberitaan ya, terkait dengan pimpinan kami, Kajati, yang terindikasi atau diinformasikan bertemu dengan seseorang pejabat atau partai, tokoh partai politik tertentu. Nah, ini kami sampaikan bahwasanya foto yang dishare di media massa itu adalah foto yang sudah sebetulnya sudah cukup lama ya. Jadi sebetulnya tidak ada kaitannya dengan perkara ini,” tegas Eri Yudianto.
“Yang kedua, bahwasanya pimpinan kami itu bertemu di ruang terbuka, dan semua orang bisa mengakses ya. Bisa saya lihatkan di sini ada pengunjung-pengunjung yang lainnya. Jadi tidak mungkinlah persoalan-persoalan yang terkait dengan perkara yang sedang kita hadapi ini,” tegasnya lagi.
“Jadi bisa disimpulkan ini apa... pengalihan isu ya. Bahwasanya penyidikan yang kita lakukan itu ada semacam by order dan itu tidak ada sama sekali,” tutur Eri Yudianto.
Lanjut ditegaskannya, bagi Kajati, seorang pejabat publik, siapapun yang bertemu adalah suatu hal yang wajar. “Apalagi ini di tempat umum, coba digarisbawahi itu. Ini di tempat umum dan semua bisa mengakses, bisa melihat, dan lain sebagainya. Begitu,” tandasnya.(gnr)
Editor : Grand Regar