MANADOPOST.ID– Awal Juni 2026 menjadi periode yang cukup padat dengan berbagai peristiwa yang menyita perhatian publik di Indonesia. Dalam hitungan hari, sejumlah kejadian penting terjadi secara beruntun dan memicu beragam respons masyarakat, baik di ruang publik maupun media sosial.
Manado Post merangkum sedikitnya beberapa peristiwa yang mewarnai awal pekan Juni ini.
Peristiwa pertama terjadi pada Selasa (2/6), ketika publik dibuat heboh oleh klarifikasi yang disampaikan Sekretaris Kabinet RI, Teddy Indra Wijaya. Dalam pernyataannya, Teddy menyebut Dino Patti Djalal pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri meski hanya selama tiga bulan. Pernyataan tersebut kemudian memicu perdebatan di publik.
Sebagian pihak menilai klarifikasi tersebut kurang tepat dan dianggap terlalu menyerang secara personal, alih-alih merespons kritik secara bijak sebagai pejabat negara. Sejak saat itu, diskusi pro dan kontra kembali menghangat, baik di ruang publik maupun media sosial.
Peristiwa lain yang turut menyedot perhatian publik terjadi di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, saat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, membacakan pleidoi pada hari yang sama. Di tengah proses pembacaan, terjadi pemadaman listrik mendadak di ruang sidang.
Kejadian tersebut sempat mengejutkan pengunjung sidang dan memunculkan berbagai spekulasi di kalangan publik, termasuk dugaan adanya unsur kesengajaan. Momen itu pun dengan cepat viral di media sosial.
Pada malam harinya, publik kembali dikejutkan dengan kabar pencopotan sejumlah pejabat Badan Gizi Nasional (BGN). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengumumkan bahwa terdapat tiga pejabat tinggi yang dicopot dari jabatannya, yakni Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, Ludwig Pusung sebagai Wakil Kepala BGN, dan Sonny Sanjaya sebagai Wakil Kepala BGN. Informasi ini langsung memicu rasa penasaran publik mengenai alasan di balik keputusan tersebut.
Keesokan harinya, Rabu (3/6), Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor BGN, yang kembali menjadi sorotan publik dan memperkuat perhatian masyarakat terhadap perkembangan kasus tersebut.
Puncaknya terjadi pada malam hari, ketika Kejagung menetapkan Dadan Hindayana, Ludwig Pusung, dan Sonny Sanjaya sebagai tersangka dalam kasus yang tengah diselidiki. Ketiganya terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna pink saat digiring petugas.
Penetapan tersebut sontak menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat, mengingat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola lembaga tersebut menggunakan anggaran besar, namun diduga disalahgunakan hingga berujung pada kasus korupsi.
Peristiwa beruntun ini membuat awal Juni menjadi salah satu momen yang penuh dinamika dan sorotan tajam dari publik Indonesia.
Editor : Ayurahmi Rais