Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BERITA DUKA: Pencipta Lagu Hymne Pemuda GMIM dan Arranger Mars Kaum Bapa Gereja Meninggal Dunia

Livrando Kambey • Selasa, 16 Juni 2026 | 22:50 WIB
Alm Ronald Pohan dan salah satu karyanya yang sampai saat ini melekat kepada Pemuda GMIM
Alm Ronald Pohan dan salah satu karyanya yang sampai saat ini melekat kepada Pemuda GMIM

 

MANADOPOST.ID-Kabar dukacita datang dari dunia paduan suara. Ronald Pohan, komposer paduan suara dikabarkan meninggal dunia, Selasa (16/6) di Jakarta.

 

Ronald Poham meninggal diusia 84 tahun. Di dunia paduan suara, baik nasional maupun internasional, nama Ronald Pohan sangat dikenal. Terlebih di Sulawesi Utara sendiri.

 

Babe, sapaan akrab Ronald Pohan, lahir pada tanggal 7 Juni 1942 di Padang Sidempuan, Sumatera Utara. Almarhum mengenyam pendidikan musik di Westminter Choir College Princeton, USA pada 1973. 

 

Ada banyak karya lagu-lagu untuk paduan suara telah diciptakannya. Antara lain Hymne Pemuda GMIM yang diciptakan pada tahun 2006, Hymne Remaja GMIM pada 2011. Nama Ronald Pohan juga sampai saat ini tercatat di partitur Mars Kaum Bapa Gereja yang sering dinyanyikan Pria/Kaum Bapa GMIM sebagai arranger. 

 

Banyak karya-karya almarhum sampai saat ini dinyanyikan dalam iven-iven gerejawi di Sulut, khususnya di GMIM. 

 

Semasa hidupnya, almarhum merupakan anggota Pembina Tim dan inti nyanyian gereja di Yayasan Musik Gereja (Yamuger) Indonesia. Babe Ronald diketahui merupakan anak dari pendiri Yamuger, Alm EL Pohan Shn.

 

Tak hanya itu saja, Babe sering menjadi juri tingkat Nasional bidang paduan suara, memberi work shop, hingga pembinaan paduan suara di berbagai Provinsi di Indonesia, terlebih di Sulawesi Utara. 

 

Ronald Pohan pertama datang ke Sulut pada tahun 1995 melatih dan memberi pembiaan ke Paduan Suara Universitas Sam Ratulangi Manado. Dirinya diajak oleh Wenny Pantouw yang merupakan pentolan Gema Sangkakala Choir. 

 

"Turut berdukacita. Selamat jalan Pak Ronald Pohan. Pengajaranmu tidak akan terlupakan. Karya-karyamu tetap abadi," ungkap Wenny Pantouw.

 

Nama Ronald Pohan semakin dikenal di Sulut karena ilmu-ilmunya diterima oleh banyak pelatih paduan suara di bumi Nyiur Melambai. Beliau pun diajak oleh pelatih sekaligus pendiri Vox Angelica Choir Manado, Hermantika Sinapa untuk memberikan pelatihan-pelatihan pada paduan suaranya pada tahun 2023. 

 

Sampai saat ini, kedua paduan suara tersebut paling sering membawakan lagu-lagu ciptaan Ronald Pohan. Seperti Mazmur 23, Siapakah Kami, Bukakan Pintu KasihMu, Ku Layangkan Mataku ke Gunung-gunung (Maz 121), Tinggal Sertaku dan lainnya. (lak)

Editor : Livrando Kambey
#Pemuda GMIM #Meninggal Dunia #GMIM