MANADOPOST.ID– Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester pertama 2026 tercatat mencapai 81,5 persen.
Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) menunjukkan tingginya apresiasi publik dipengaruhi oleh penilaian positif terhadap penegakan hukum, stabilitas ekonomi, serta pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah yang dinilai mulai memberikan manfaat nyata.
Direktur Eksekutif IDM, Dedy Rohman, mengatakan masyarakat melihat adanya komitmen pemerintah dalam memperkuat penegakan hukum sekaligus menjaga stabilitas nasional di tengah tantangan ekonomi global.
"Publik melihat adanya komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global serta menjalankan program-program prioritas yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat," ujar Dedy dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Dalam bidang penegakan hukum, survei mencatat tingkat kepuasan mencapai 86,7 persen. Mayoritas responden menilai pemerintah serius menangani dugaan tindak pidana korupsi, termasuk yang berkaitan dengan sejumlah program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, serta berbagai program bantuan sosial.
Di sektor ekonomi, sebanyak 65,3 persen responden menilai pemerintah mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi dunia. Meski demikian, persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi masih beragam.
Sebanyak 61,4 persen responden menilai kondisi ekonomi saat ini berada dalam kategori biasa saja, 10,1 persen menyebut baik hingga sangat baik, sementara 27,2 persen menilai kondisi ekonomi masih buruk atau sangat buruk.
Survei juga mengukur tingkat dukungan masyarakat terhadap berbagai program prioritas pemerintah. Hasilnya, Program Sekolah Rakyat memperoleh tingkat persetujuan tertinggi sebesar 85,6 persen.
Program bantuan sosial berada di posisi berikutnya dengan dukungan 81,2 persen, disusul Program Makan Bergizi Gratis sebesar 68,4 persen dan Koperasi Desa Merah Putih sebesar 53,5 persen.
Dari sisi komunikasi publik, sebanyak 75,3 persen responden mengaku menyukai pola komunikasi Presiden Prabowo kepada masyarakat.
Meski demikian, IDM menilai pemerintah masih perlu memperkuat strategi komunikasi agar penyampaian kebijakan dapat lebih efektif, mudah dipahami, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Survei IDM dilaksanakan pada 11–20 Juli 2026 dengan melibatkan 1.640 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka yang diverifikasi secara digital. Survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar ±2,37 persen.
Temuan survei ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo pada enam bulan pertama tahun 2026, terutama pada aspek penegakan hukum dan pelaksanaan program-program prioritas yang dinilai mulai memberikan dampak bagi masyarakat. (*)
Editor : Tommy Waworundeng