GMIM Betlehem Kawangkoan Baru Berpengucapan Syukur, Terima Pdt Ayu Wahe dan Mengutus Pdt Betty Datu

Reza Abdilah • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 12:36 WIB
Ibadah pengucapan syukur dirangkaikan dengan penerimaan dan pengutusan pendeta jemaat di GMIM Betlehem Kawangkoan Baru
Ibadah pengucapan syukur dirangkaikan dengan penerimaan dan pengutusan pendeta jemaat di GMIM Betlehem Kawangkoan Baru

 

MANADOPOST.ID- GMIM Betlehem Kawangkoan Baru bersukacita. Dalam ibadah pengucapan syukur di tahun 2026, yang berlangsung dalam rangkaian penerima dan pengutusan pendeta jemaat yang ada di wilayah Kalawat IV. Ungkapan syukur jemaat dipimpin langsung Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Pekerja GMIM dan Pelayanan Khusus Pdt Joice Sondakh. 

Nampak jemaat telah menerima Pdt Ayu Sari Wahe yang sebelumnya melayani di GMIM Zaitun Talawaan Bantik Wilayah Wori II dan mengutus Pdt Betty Adelaida Datu untuk melanjutkan pelayanan di GMIM Musafir Sukur Wilayah Airmadidi II. 

Maka dalam khotbahnya yang diambil dalam bacaan Yosua pasal 24 ayat 1 sampai 28, Pdt Joice menegaskan bahwa jemaat harus bersyukur atas kasih karunia Tuhan yang dirasakan jemaat dalam kehidupan bergereja. 

"Yang kita nikmat hari ini adalah berlimpah kasih karunia Tuhan dalam kehidupan bergereja. Namun sebagai kita jemaat adalah pergerakan membangun kehidupan beriman, kita berupaya mengalami pertumbuhan sebagai persekutuan tubuh Kristus yang berakar kuat. Yang kita akan menikmati buah dari hal itu," katanya. 

"Ini semua sangat tergantung pada diri kita dan pemimpin kita. Sebagai gereja Tuhan tidak mudah mempertahankan kehidupan orang beriman. Sebab begitu banyak tantangan yang harus kita hadapi. Tidak mudah bagi kita untuk mempertahankan kehidupan umat Tuhan. Kalau tidak kuat maka gampang jatuh dalam dosa," tambahnya. 

"Tidak mudah kita membangun persekutuan tubuh Kristus. Bersyukur dalam banyak tantangan GMIM, realita bahwa Tuhan meluaskan pekerjaan pelayanan bagi umatNya," sambungnya.. 

Apapun dalam kehidupan kata Pdt Joice, jangan melupakan Tuhan. "Segala berkat datangnya dari Tuhan. Kalau kita juga bisa menikmati suasana pengucapan syukur, itu karena kemurahan dan berkat Tuhan. Tahun pelayanan dapat dilewati karena pertolongan Tuhan dan pertolongan Tuhan tanpa berkesudahan," ungkapnya. 

Maka respon jemaat adalah takut akan Tuhan. "Kalau hidup ini dijalani dengan rasa syukur, apa yang harus disusahkan. Sebab haruslah mengucap syukur dalam segala hal. Bagaimana kita mau sunguh-sungguh hidup bagi Tuhan," terangnya. 

"Mari kita hidup sungguh-sungguh dihadapan Tuhan. Mari kita taruhkan kehidupan kita kepada Tuhan. Mari kita tetap hidup dalam firman, apapun masalah dapat kita atasi. Hari ini kita menikmati kasih karunia Allah yang luar biasa," tambahnya lagi. 

Sementara itu, Ketua BPMW Kalawat IV Pdt Mouna Rumayar menyapa seluruh jemaat, tamu undangan dan para pendeta yang hadir. "Bersyukur dalam ibadah pengucapan syukur Minut dan pengutusan serta penerimaan pendeta jemaat. Semangat kepada Pdt Betty untuk melanjutkan pelayanan kedepan di GMIM Musafir Sukur. Pdt Ayu selamat melayani di jemaat Betlehem Kawangkoan Baru. Tantang pasti ada, harus semangat melayani. Tuhan memberkati kita semua. Semua tetap baku baku bae, baku baku sayang, baku baku bantu," katanya yang juga Ketua FKUB Kabupaten Minahasa Utara.(*) 

 

Editor : Reza Abdilah
Penerima Pengucapan Syukur GMIM Betlehem pendeta