Euro 2020MANADOPOST.ID - Perhelatan ajang akbar Euro 2020 sebentar lagi akan segera berlangsung. Masyarakat Sulut sangat antusias menunggu event tersebut yang dimulai pada 12 Juni mendatang. Antusiasme sepak bola tersebut ternyata juga dirasakan unsur Forkopimda Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Sebab baik Wali Kota, Dandim 1310, Ketua PN dan Ketua DPRD ternyata memiliki gaco masing-masing pada Euro. Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, menjagokan Timnas Belanda di Euro 2020. Hal itu dikarenakan Belanda memiliki permainan total football dan membuat setiap laga yang dilakoni pastinya akan menarik. Euro 2020 Sementara Dandim 1310, Letkol Inf Benny Lesmana mengatakan dirinya lebih menjagokan Timnas Prancis dalam Euro kali ini. “Hal tersebut sangat beralasan, mengingat Prancis memiliki komposisi pemain yang merata, mulai dari penyerang hingga lini belakang,” ujarnya. Sedangkan Ketua DPRD Bitung, Aldo Ratungalo mengatakan, dirinya lebih menjagokan Belgia dalam Euro 2020 yang akan berlangsung pada 12 Juni mendatang. Euro 2020 Aldo dalam kesempatan itu mengungkapkan penyebab dirinya menjaggokan Timnas Belgia. Karena selain memiliki susunan pemain yang hebat, Belgia juga berada di rangking teratas daftar peringkat FIFA. Terpisah Ketua PN Bitung, Djainuddin Karanggusi mengatakan pada kompetisi Euro 2020 ia menjagokan Timnas Itali, karena dirinya pecinta sepak bola klasik. "Apalagi saat ini Timnas Itali diisi oleh amunisi-amunisi muda yang tentunya memiliki potensi besar untuk unjuk gigi di Euro 2020," tandasnya. Himbauan Unsur Forkopimda Bitung Meski saat ini masyarakat tengah dilanda demam bola, namun jajaran Forkopimda Bitung tetap kompak mengingatkan agar seluruh warga tetap menjaga penerapan protokol kesehatan. Mereka berharap agar sebisa mungkin warga menghindari tempat-tempat keramaian seperti lokasi nonton bareng untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 Sebab mereka mengatakan, meski saat ini sudah dalam masa pemulihan pasca pandemi namun Covid-19 masih tetap mengancam, sehingga penerapan protokol kesehatan wajib dilakukan dengan ketat. (Don) Editor : Don Papuling