Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kisah Spiritual Pembangunan Replika Bait Suci Pertama di Dunia di Pulau Lembeh

Chanly Mumu (UKW: 17401) • Senin, 28 Juni 2021 | 17:02 WIB
Denny Sondakh bersama Wali Kota Bitung Maurits Mantiri saat berdoa sebelum peletakan batu pertama.
Denny Sondakh bersama Wali Kota Bitung Maurits Mantiri saat berdoa sebelum peletakan batu pertama.
MANADOPOST.ID - Pembangunan replika bait suci di Kota Bitung, Kelurahan Dorbolaang tepatnya di Pulau Lembeh mencetak sejarah baru. Tak hanya di skala lokal namun juga internasional. Sebab itu, merupakan satu-satunya replika bait suci yang ada di dunia. Namun taukah Anda, selain mencetak sejarah, pembangunan bait suci yang digagas Denny Sondakh tersebut, memiliki kisah dan pengalaman spritual yang akan membuat tercengang. Kejadian tersebut, terjadi pada Sabtu (12/6/2021) di dego-dego Matoa di Sari Cakalang milik Denny Sondakh, tepat dua minggu sebelum peletakan batu pertama. Dimana saat tim pembangunan dan panitia berdoa meminta restu kepada Sang Maha Kuasa, tubuh tonaas, saat itu langsung dirasuki Dotu Klabat. Dalam kesempatan itu Sang Dotu yang notabene leluhur orang Minahasa, meminta sebuah Alkitab. Karena tak memiliki Alkitab, di dego-dego, mereka pun langsung mencari dan meminjam alkitab pada Josephin Sondakh Taroreh. Ketika diserahkan pada Dotu, dia kemudian berdoa dengan segenap hati, dan sambil menaru Alkitab di atas kepala, sang Dotu pun mulai membuka dan menunjuk satu firman. Dimana firman tersebut adalah Yeremia 7 Ayat 23 dengan bunyi: "Hanya yang berikut inilah yang telah Kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!" Sontak melihat hal tersebut seluruh orang yang hadir langsung tercengang. Dan tanpa berbicara lagi, mereka bertekad harus membangun bait suci tersebut dengan sungguh-sungguh. Menanggapi hal itu, tokoh agama Pdt Maxi Mantow M.Th selaku Wakil Ketua FKUB Bitung mengatakan, pengalaman spritual yang dialami tim pembangunan menunjukan bahwa Allah bisa menggunakan siapa saja untuk menunjukan kebenaran firman. "Sebab kalau dilihat Dotu Klabat itu merupakan leluhur orang Minahasa, namun digunakan Allah untuk menunjukan kebenaran firman," jelasnya. Ia mengatakan apa yang terjadi itu merupakan wujud dari Roh Kudus yang menunjukan kebenaran Firman Allah. "Termasuk Denny Sondakh yang beragama Buddha, justru dipakai oleh Allah untuk membangun bait suci di Dorbolaang Lembeh bagi seluruh umat beragama," tandasnya. Sementara tokoh masyarakat, Masri Kere SE mengapresiasi upaya dari Denny Sondakh yang menjadi penggagas pembangunan bait suci di Lembeh. "Sebab ini akan menjadi simbol kerukunan umat beragama di Kota Bitung, bahkan Provinsi Sulawesi Utara," ujarnya. Ini lanjut dia, juga akan memberikan multiplier effect bagi seluruh masyarakat di Bitung, khususnya di Lembeh, karena dengan hadirnya bait suci ini, akan membuka peluang orang untuk mengunjungi Pulau Lembeh, sehingga bisa berdampak ekonomis bagi masyarakat di sana. "Karena dengan datangnya peziarah, jelas akan memberikan keuntungan bagi masyarakat di sana, untuk menawarkan barang bernilai ekonomis, misalnya cinderamata, makanan bahkan akomodasi, yang tentunya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," tandasnya. Sementara Denny Sondakh, penggagas pembangunan bait suci mengatakan, impiannya untuk membangun bait suci telah lama diinginkan, namun baru dapat terealisasi saat ini. "Bait suci ini, memiliki filosofi yang mendalam bagi seluruh umat beragama, karena ini bertujuan untuk menyatukan seluruh umat beragama," ujarnya. Sebab tambah dia, inspirasi pembangunan bait suci ini diambil secara universal baik dari landasan kitab umat protestan, katolik, islam, buddha, hindu dan konghucu. "Intinya kita semua memiliki satu tuhan yang sama, hanya cara beribadah dan budaya kita yang berbedah," tandasnya. Sekedar informasi pembangunan bait suci ini, juga sudah mendapat sumbangan dari kaum muslim dan buddha. Untuk yang ingin berdonasi bisa langsung scan QR Code berikut! (don/can)
Photo
Photo
Editor : Chanly Mumu (UKW: 17401)
#satu-satunya replika bait suci yang ada di dunia #bait suci #Kelurahan Dorbolaang #replika bait suci di Kota Bitung #Pulau Lembeh #Denny Sondakh #Maurits Mantiri