Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Kisah Katrina Kansil, Satu-satunya Perempuan yang Jadi Petugas Pemakaman Covid di Bitung

Chanly Mumu (UKW: 17401) • Selasa, 3 Agustus 2021 | 18:52 WIB
Katrina Kansil satu-satunya sosok perempuan yang menjadi petugas pemakaman Covid-19 di Bitung.
Katrina Kansil satu-satunya sosok perempuan yang menjadi petugas pemakaman Covid-19 di Bitung.
MANADOPOST.ID - Nama Katrina Kansil, mungkin belum terlalu akrab ditelinga masyarakat Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Ia merupakan PNS yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Ketenteraman dan Tibum Satpol-PP Bitung. Dilingkup PNS Bitung, Katrina dikenal sebagai wanita perkasa. Sebab selain menegakkan aturan dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, ia juga merupakan satu-satunya perempuan yang menjadi petugas pemakaman Covid-19 di Kota Cakalang. Bahkan Katrina diketahui merupakan koordinator petugas pemakaman jenazah. Meski pekerjaannya berisiko tinggi, namun ia mengaku sangat ikhlas menjalankan tugas mulia itu. Saat diwawancarai Selasa (3/8) Katrina mengatakan, selain dukungan keluarga, panggilan kemanusiaan menjadi alasan ia berani memikul tanggung jawab menjadi koordinator petugas pemakaman jenazah Covid-19. "Sebab sejak awal menerima tugas ini, saya tahu sangat berisiko. Namun karena kuterpanggillah jiwa, maka saya ikhlas menjalani tanggung jawab yang diberikan pimpinan," ujarnya. Pada kesempatan itu, ia pun menceritakan suka dan duka menjadi petugas pemakaman jenazah Covid. Dimana mereka harus bekerja tanpa mengenal waktu untuk memakamkan jenazah yang terus bertambah. "Bahkan dalam sehari, terkadang kita memakamkan lima jenazah Covid yang jelas membuat kami petugas kewalahan," tuturnya. Katrina mengatakan, dalam melakukan pemakaman, tak jarang terjadi sejumlah insiden. Mulai dari wrapping jenazah yang diduga bocor hingga ada jenazah yang yak dibungkus sama sekali. Hal itu, tambahnya membuat petugas pemakaman was-was. Namun karena rasa tanggung jawab yang tinggi membuat mereka tetap bertahan. Namun di balik itu semua, Katrina Kansil tetap bersyukur karena dapat melakukan misi kemanusiaan dan didukung penuh keluarga. Dimana ia mengaku sosok suaminya yang merupakan mantan pasukan khusus, selama ini menjadi orang yang paling mendukung dirinya menjalankan misi mulia itu. "Sebab suami saya selalu menemani dan mendampingi saya. Kadang ia menjadi driver hingga turut membantu mengawal proses pemakaman jenazah Covid," ujarnya. Pada kesempatan itu, Katrina juga berpesan kepada masyarakat Bitung, untuk selalu patuh dalam menerapkan protokoler kesehatan di setiap aktivitas. "Karena Covid-19 ini nyata dan sudah banyak yang menjadi korban sehingga kami petugas pemakaman jenazah Covid-19 meminta tolong kepada masyarakat untuk selalu patuh. Jangan menjadi korban sia-sia akibat pandemi ini," tandasnya. (don/can) Editor : Chanly Mumu (UKW: 17401)
#PNS #Kepala Bidang Ketenteraman dan Tibum Satpol-PP Bitung #Katrina Kansil #Provinsi Sulawesi Utara #bitung