Proses evakuasi tersebut berlangsung mulai pukul 21.00 WITA, Sabtu (22/3/2025), hingga sekitar pukul 02.00 WITA, Minggu (23/3/2025).
Evakuasi dilaksanakan bekerja sama dengan personel Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado, Basarnas dan instansi terkait serta warga sekitarnya.
Pelaksanaan evakuasi yang membutuhkan waktu kurang lebih lima jam tersebut, sedikit terhambat karena disebabkan derasnya arus yang mengalir dari sungai ke lorong-lorong sempit, dan minimnya sistem penerangan diperkampungan lokasi evakuasi.
Dengan banyaknya permintaan evakuasi dari warga (keluarga korban), Danyonmarhanlan VIII, Letkol Marinir Helmi Hamsyir MTr Opsla menegaskan kegiatan tersebut prioritas evakuasi pada warga Lansia, anak-anak dan warga yang dalam keadaan sakit. Prioritas selanjutnya adalah warga yang butuh pertolongan.
"Kegiatan kemanusiaan ini merupakan salah satu tugas OMSP yakni penanggulangan terhadap bencana alam, jadi sudah sepantasnya kita laksanakan dengan totalitas.
Apalagi ini dilaksanakan pada bulan suci Ramadan yang tentunya akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda, jadi harus tetap semangat," ujarnya.(*)
Editor : Franky Sumaraw