Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tragedi di Kolam Bawah Jalan Tol Manado-Bitung, Remaja Tewas Tenggelam

Franky Sumaraw • Sabtu, 24 Mei 2025 | 20:50 WIB

Kapolsek Ranowulu IPTU Teguh Pambudi memimpin langsung proses evakuasi korban yang tenggelam di kolam Aerujang bawah jalan tol Manado-Bitung.(Dok Istimewa)
Kapolsek Ranowulu IPTU Teguh Pambudi memimpin langsung proses evakuasi korban yang tenggelam di kolam Aerujang bawah jalan tol Manado-Bitung.(Dok Istimewa)
MANADOPOST.ID–Peristiwa tragis kembali menggemparkan warga Kota Bitung. Seorang remaja inisial RK (19), pelajar asal Kelurahan Sagerat Weru II, Kecamatan Matuari, tewas tenggelam di kolam Aerujang yang terletak di bawah jalan tol Manado-Bitung, tepatnya di kawasan Kelurahan Pinokalan, Kecamatan Ranowulu, Sabtu (24/5/2025). 

Menurut keterangan saksi mata, HK (16) seorang pelajar dan berasal dari kelurahan yang sama, kejadian bermula saat keduanya berenang di kolam tersebut sekitar pukul 13.10 WITA.

Namun, tidak lama kemudian RK tiba-tiba menjerit dan kemudian tenggelam ke dasar kolam. HK sempat berusaha menolong, namun tidak berhasil.

Mendapat laporan, Polsek Ranowulu yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Teguh Pambudi Sos, segera mendatangi lokasi kejadian.

Bersama warga setempat, petugas melakukan pencarian selama kurang lebih 30 menit hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Korban langsung dibawa ke RSUD Manembo-nembo menggunakan mobil patroli Polsek Ranowulu.

Namun, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan memilih membawa jenazah ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kolam yang menjadi lokasi kejadian, merupakan bekas galian pekerjaan jalan tol Manado-Bitung yang tidak terurus dan tidak layak digunakan untuk berenang. 

Kapolsek Ranowulu IPTU Teguh Pambudi SSos, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menyebut bahwa ini adalah kejadian kedua yang memakan korban jiwa di kolam yang sama.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah untuk menutup area tersebut, serta memasang papan peringatan agar kolam bekas galian tidak lagi dijadikan tempat berenang,” ujar Kapolsek.(fys) 

Editor : Franky Sumaraw
#Polsek Ranowulu #Pelajar #keluarga tolak autopsi #Pinokalan #remaja tewas tenggelam #Kota Bitung #Kolam #evakuasi #Manado-Bitung #jalan tol #sagerat #tragis #bitung