Mantan anggota DPRD Bitung yang dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang manajemen dan dunia usaha ini, disebut-sebut sebagai sosok ideal untuk membawa BUMD tersebut menjadi lebih profesional dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pemerhati kebijakan publik di Kota Bitung, Sany Kakauhe, menilai Hanny Ruru memiliki kombinasi pengalaman yang jarang dimiliki figur lain.
“Perumda Pasar adalah perusahaan pelat merah yang bersentuhan langsung dengan banyak orang.
Maka, sudah sepatutnya dipimpin oleh orang yang paham manajemen dan memiliki rekam jejak baik dalam kepemimpinan,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Menurut Sany, latar belakang pendidikan dan pengalaman Hanny Ruru di sektor swasta maupun politik menjadi nilai tambah signifikan.
“Beliau berpengalaman di perusahaan internasional dan juga pernah menjadi wakil rakyat.
Artinya, beliau tahu bagaimana mengelola organisasi dengan efisien sekaligus memahami kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Hanny Ruru merupakan lulusan Asian Institute of Management, Filipina. Sebelum aktif di dunia politik, ia bekerja di PT Sinar Pure Foods International.
Pengalaman ini memperkuat reputasinya sebagai profesional yang memahami sistem manajemen korporasi.
Sany menilai, jika Perumda Pasar Bitung dipimpin oleh sosok dengan kemampuan manajerial seperti Hanny Ruru, maka arah pengelolaan BUMD tersebut akan lebih fokus pada peningkatan kualitas layanan, transparansi keuangan, dan optimalisasi pendapatan daerah.
"Kita butuh pemimpin yang tidak sekadar administratif, tapi bisa memacu kinerja perusahaan agar benar-benar berkontribusi dalam bentuk deviden. Dengan pengalaman dan visi yang jelas, saya yakin Hanny Ruru bisa membawa perubahan positif,” jelasnya.
Sementara terkait dengan aturan, menurut Sany, intinya pengisian jabatan itu idealnya memenuhi kelayakan (seleksi) dalam hal administratif, kompetensi, integritas, pengalaman, rekam jejak, tapi kalau ditunjuk oleh kepala daerah sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) maka itu berbeda dengan seleksi.
"Kepala daerah punya hak prerogatif untuk menilai seseorang yang punya chemistry dan dinilai mampu mengisi jabatan tersebut.
Hak prerogatif tetap ada di kepala daerah dan itu dimungkingkan sehingga dalam aturan tidak disebutkan larangan," ulas dia.
Dicontohkannya, kalau di level nasional, ada sosok Letjen TNI (Purn) Glenny H Kairupan yang ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia.
Diketahui, saat ini Perumda Pasar Kota Bitung masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt). Jabatan tiga direksi saat ini telah diperpanjang satu kali sejak menerima SK pada 30 Juni 2025, dengan masa kerja tiga bulan hingga 30 September 2025.
Masa tugas yang diperpanjang adalah, hingga 30 Desember 2025, sembari menunggu penetapan direksi definitif oleh Pemerintah Kota Bitung,
Dengan masa perpanjangan yang hampir berakhir, wacana penunjukan figur baru mulai mengemuka di publik.
Hanny Ruru menjadi salah satu nama yang dinilai mampu membawa angin segar dalam manajemen pasar daerah, terutama dalam hal transparansi, modernisasi layanan, dan efisiensi operasional.(fys)
Editor : Franky Sumaraw