Hal tersebut ditegaskan Hengky Honandar saat menutup sambutannya pada Apel Kerja Perdana Tahun 2026 di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung, Senin (5/1/2026).
Di hadapan ribuan ASN, Hengky Honandar menyampaikan kabar yang langsung disambut tepuk tangan, yakni sisa utang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Tahun 2024 serta gaji ASN Januari 2026 akan segera dibayarkan.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa masa pemerintahan HH–RM, fokus utama bukan hanya program pembangunan, tetapi juga menata fondasi keuangan daerah agar stabil dan terkendali.
Sepanjang tahun 2025, Pemkot Bitung tercatat telah menyelesaikan kewajiban keuangan daerah sekitar Rp 80 miliar, atau setara 70 persen dari total beban utang warisan.
Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah pelunasan utang TPP Oktober 2024, yang dibayarkan pada 24 Oktober 2025.
Dengan demikian, beban utang TPP lama secara bertahap telah dicuci bersih oleh kepemimpinan HH–RM.
Langkah penyelesaian utang ini juga menjadi sinyal bahwa kemandirian fiskal Kota Bitung mulai menunjukkan tren positif.
Bagi ASN Pemkot Bitung, kepastian pembayaran sisa TPP 2024 dan gaji awal tahun ini tidak hanya menjadi kabar menggembirakan, tetapi juga memperkuat kepercayaan terhadap arah kepemimpinan HH–RM.
"Ini baru bilang pemimpin. Berhasil membayar utang, tetapi mampu untuk membangun Kota Bitung sembari menjaga stabilitas fiskal di tengah kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat," ungkap salah satu ASN.
Sebelumnya, dalam sambutan Hengky Honandar mengatakan apel awal tahun ini menjadi momentum penting untuk refleksi kinerja sekaligus peneguhan kembali komitmen ASN dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.
“Apel kerja perdana ini menjadi momentum penting bagi kita untuk melakukan refleksi atas perjalanan kerja yang telah kita lalui, sekaligus meneguhkan kembali komitmen, disiplin, dan semangat pengabdian sebagai aparatur pemerintah yang profesional, berintegritas, dan melayani sepenuh hati,” tegas Hengky Honandar.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN Pemkot Bitung yang sepanjang tahun 2025 telah bekerja dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan dan keterbatasan.
“Saudara-saudara tetap hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjadi garda terdepan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Sepanjang tahun 2025, Pemkot Bitung telah melaksanakan pembangunan di berbagai sektor prioritas melalui kerja bersama dan sinergi lintas perangkat daerah.
Di sektor pendidikan, pembangunan dan peningkatan fasilitas sekolah terus dilakukan demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Pemerintah juga menghadirkan Program Angkutan Harmonis, yakni layanan kendaraan gratis bagi anak-anak sekolah.
Pada tahun 2026, Pemkot Bitung melanjutkan program bantuan seragam sekolah bagi peserta didik tingkat dasar dan menengah, yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Lembeh Utara dan Lembeh Selatan, dan akan diperluas ke kecamatan lainnya.
Di bidang kepegawaian, Pemkot Bitung telah mengangkat 1.205 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, serta mendorong keikutsertaan ASN dalam manajemen talenta sebagai implementasi sistem meritokrasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sementara di sektor kesehatan, Pemkot Bitung terus meningkatkan kepesertaan BPJS Kesehatan agar seluruh masyarakat memiliki akses layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan.
Pada sektor infrastruktur, pemerintah memprioritaskan pembangunan dan perbaikan jalan, lampu penerangan jalan, serta infrastruktur publik lain yang berdampak langsung pada keselamatan masyarakat.
Untuk mendukung lingkungan dan produktivitas warga, Pemkot Bitung juga melakukan pengadaan dua unit ekskavator mini guna pemeliharaan drainase dan pengolahan lahan pertanian.
Di sektor ekonomi, khususnya nelayan, pemerintah mengadakan rumpon guna meningkatkan hasil tangkapan, serta terus melakukan pendampingan UMKM.
Sebagai dukungan terhadap program strategis nasional, Pemkot Bitung mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih di 69 kelurahan, lengkap dengan fasilitasi akta pendirian notaris.
Di bidang perlindungan sosial, bantuan tunai terus disalurkan kepada penyandang disabilitas, lansia, masyarakat miskin, serta kelompok usaha bersama.
Menutup amanatnya, Wali Kota Hengky Honandar mengajak seluruh ASN Pemkot Bitung untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan semangat melayani.
“Mari kita satukan langkah untuk mewujudkan harmonisasi menuju Bitung Maju, demi masa depan daerah yang lebih sejahtera, berdaya saing, dan bermartabat,” pungkasnya.(fys)
Editor : Franky Sumaraw