Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Pemkot Bitung Alokasikan Rp 200 Juta per Kelurahan, Rekrutmen Pala RT Segera

Franky Sumaraw • Senin, 5 Januari 2026 | 21:24 WIB

Wali Kota Bitung Hengky Honandar didampingi Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka memimpin Rapat Kerja Perdana 2026.(Dok Istimewa)
Wali Kota Bitung Hengky Honandar didampingi Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka memimpin Rapat Kerja Perdana 2026.(Dok Istimewa)
MANADOPOST.ID–Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung resmi mengawali tahun kerja 2026 dengan menggelar Rapat Kerja Perdana, di Ruang SHS Kantor Wali Kota Bitung, Senin (5/1/2026).

Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE, didampingi Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka SSos, serta diikuti seluruh pimpinan perangkat daerah.

Dalam arahannya, Hengky Honandar menegaskan bahwa rapat kerja perdana memiliki makna yang sangat strategis.

Selain menjadi momentum awal pelaksanaan tugas pemerintahan tahun 2026, forum ini juga menjadi ruang konsolidasi, penyamaan persepsi, serta penguatan komitmen seluruh jajaran Pemkot Bitung.

“Forum ini penting agar setiap program dan kegiatan yang kita jalankan benar-benar terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, 2026 merupakan tahun krusial dalam perjalanan pembangunan Kota Bitung. Pemerintah daerah dituntut bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan lebih profesional di tengah tantangan pembangunan, meningkatnya tuntutan pelayanan publik, serta kebutuhan menjaga stabilitas sosial dan ekonomi daerah.

Dalam rapat tersebut, Wali Kota Bitung memaparkan lima prioritas pembangunan daerah tahun 2026.

Prioritas pertama adalah penguatan daya saing sumber daya manusia, dengan memastikan akses adil terhadap pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kompetensi masyarakat dan profesionalisme ASN.

Prioritas kedua adalah percepatan penurunan kemiskinan dan pengangguran, melalui pendekatan berbasis kelurahan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta penciptaan lapangan kerja berkelanjutan.

Ketiga, peningkatan ekonomi yang merata dan inklusif, dengan mendorong sektor unggulan seperti UMKM, perikanan, pertanian, dan ekonomi kreatif.

Prioritas keempat menyasar peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang akuntabel. Reformasi birokrasi, transparansi, serta pengelolaan anggaran berbasis kinerja menjadi kunci membangun kepercayaan publik.

Sementara prioritas kelima adalah peningkatan kondisi wilayah yang kondusif, berkualitas, dan harmonis, termasuk stabilitas keamanan, kerukunan sosial, serta kesiapsiagaan bencana.

Untuk mendukung prioritas tersebut, Pemkot Bitung menetapkan berbagai program strategis 2026. Di bidang infrastruktur, pemerintah akan melakukan pemeliharaan dan peningkatan jalan kota, khususnya di Lembeh Utara dan Lembeh Selatan, perbaikan drainase untuk mitigasi banjir, serta pemasangan lampu jalan di seluruh kelurahan.

Di bidang sosial, Pemkot Bitung melanjutkan program dana duka, memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat miskin, lansia, dan penyandang disabilitas.

Sektor kesehatan difokuskan pada jaminan akses layanan kesehatan, sementara di bidang pendidikan pemerintah menyiapkan perlengkapan peserta didik di seluruh kecamatan serta dukungan biaya bagi siswa kurang mampu.

Sejumlah kebijakan penting lain juga disampaikan Wali Kota Bitung, seperti, dalam APBD 2026 dialokasikan Rp 200 juta untuk setiap kelurahan, sejalan dengan misi kedua yaitu membangun dari kelurahan untuk pemerataan ekonomi yang berkeadilan.

Ada juga pengadaan 18 unit rumpon bagi nelayan, pembayaran TPP ASN tahun 2024, rekrutmen Pala RT yang akan dimulai awal tahun, penerapan manajemen talenta ASN, pengembangan internet hingga wilayah blank spot, pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian produktif, serta penguatan antisipasi bencana dan kebakaran.

Menutup arahannya, Hengky Honandar menekankan bahwa keberhasilan seluruh program sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi seluruh jajaran pemerintah daerah.

“Tahun 2026 harus menjadi tahun kerja nyata, tahun penguatan kinerja, dan tahun hadirnya pemerintah lebih dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#membangun #kelurahan #rt #Rekrutmen #2026 #rapat kerja #Hengky Honandar #bitung #Pala