Perayaan ini berlangsung khidmat di Gereja Katolik Maria Ratu Para Rasul Manembo-nembo, Rabu (14/1/2026).
Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE, didampingi Ketua TP-PKK Kota Bitung Ellen Honandar Sondakh SE, hadir dan berbaur bersama para pastor se-Kevikepan Tonsea, dewan pastoral paroki, tokoh umat, serta ratusan jemaat yang memadati gereja dengan penuh sukacita.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bitung menyampaikan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan penyertaan-Nya sehingga umat Katolik di Kevikepan Tonsea dapat merayakan Natal bersama dalam suasana aman, damai, dan penuh kebersamaan.
Ia menegaskan bahwa Natal memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar seremoni keagamaan.
“Perayaan iman seperti ini mengingatkan kita bahwa nilai kasih, pengorbanan, dan pelayanan harus terus dihidupi dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kota Bitung sangat mengapresiasi kontribusi nyata Gereja Katolik dan seluruh umat dalam membangun kehidupan sosial yang rukun, toleran, dan bermartabat,” ujar Hengky Honandar.
Wali Kota Bitung juga menyoroti peringatan Hari Anak Misioner Sedunia sebagai momentum penting untuk kembali menegaskan peran anak-anak sebagai harapan masa depan gereja dan bangsa.
Menurutnya, pembinaan iman, karakter, serta kepedulian sosial sejak usia dini merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang beriman, cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki rasa cinta tanah air.
“Anak-anak adalah investasi masa depan. Karena itu, Pemerintah Kota Bitung berkomitmen mendukung setiap upaya perlindungan, pembinaan, dan pengembangan potensi anak, baik melalui pendidikan, kesehatan, maupun kegiatan sosial dan keagamaan,” tegasnya.
Selain perayaan Natal, peringatan HUT ke-15 Paroki Maria Ratu Para Rasul Manembo-nembo menjadi momentum refleksi atas perjalanan iman umat yang terus bertumbuh dan berbuah dalam karya pelayanan.
Wali Kota Bitung memberikan apresiasi tinggi kepada para pastor, dewan pastoral, serta seluruh umat yang selama ini setia membangun persekutuan umat Allah dan aktif berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.
Hengky Honandar juga mengajak seluruh umat Katolik di Kevikepan Tonsea untuk terus berjalan bersama pemerintah dalam semangat Harmonisasi Menuju Bitung Maju, dengan menjunjung tinggi nilai persaudaraan, solidaritas, keadilan sosial, dan kepedulian terhadap sesama.
Perayaan Natal Bersama Kevikepan Tonsea ini menjadi simbol kuat bahwa iman, persatuan, dan kolaborasi antara gereja dan pemerintah merupakan fondasi penting dalam menjaga keharmonisan sosial serta mendukung pembangunan Kota Bitung yang inklusif dan berkelanjutan.(fys)
Editor : Franky Sumaraw