Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Strategi Bapenda Kota Bitung Maksimalkan BPHTB Bersama Stakeholder, Wujudkan Pelayanan Lebih Cepat dan Efisien

Franky Sumaraw • Kamis, 16 April 2026 | 13:00 WIB
Bapenda Kota Bitung melaksanakan rapat bersama stakeholder.(Dok Istimewa)
Bapenda Kota Bitung melaksanakan rapat bersama stakeholder.(Dok Istimewa)

MANADOPOST.ID–Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), terus melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak daerah.

Salah satu fokus utama adalah peningkatan penerimaan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat kerja bersama berbagai stakeholder yang digelar di Kantor Bapenda Kota Bitung, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pihak terkait, antara lain Kepala BPN Kota Bitung, seluruh Notaris di Kota Bitung, perwakilan dari REI, APERSI, Himpera, Kantor Pelayanan Kekayaan dan Lelang Negara. Dari pihak perbankan ada BNI, BRI, Mandiri dan BSG. 

Plt Kepala Bapenda Kota Bitung Theo Rorong SE, menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam rangka meningkatkan potensi pajak daerah, khususnya dari BPHTB.

“Kami mengundang seluruh stakeholder untuk bersama-sama mencari solusi terbaik dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah, khususnya BPHTB.

Sinergi ini sangat penting agar proses yang ada bisa lebih cepat, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Theo menambahkan, dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah poin strategis yang disepakati bersama.

Salah satunya adalah dukungan terhadap program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait pembangunan tiga juta rumah per tahun bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, rapat juga menyoroti dukungan terhadap program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang bertujuan mempercepat sertifikasi sekitar 126 juta bidang tanah di seluruh Indonesia.

“Program-program ini tentu berdampak langsung terhadap aktivitas pertanahan dan transaksi properti, sehingga perlu diimbangi dengan sistem pelayanan BPHTB yang lebih cepat dan efisien,” jelas Theo.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi sistem antara Bapenda dan BPN, guna mempercepat serta mempermudah proses administrasi yang berkaitan dengan BPHTB, baik dari sisi pelayanan maupun validasi data.

Theo Rorong juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam mendukung peningkatan PAD Kota Bitung, khususnya di sektor BPHTB.

“Kami berterima kasih atas kerja sama yang telah terjalin. Harapan kami, kolaborasi ini terus dijaga agar capaian PAD Kota Bitung dapat terus meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga pertanahan, notaris, pengembang, dan perbankan, Pemkot Bitung optimis dapat mengoptimalkan potensi pajak daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kota Bitung.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#bphtb #PAD #bapenda #bitung #Theo Rorong