Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Lampaui Capaian Periode Sama Tahun Sebelumnya, Realisasi PAD Kota Bitung Tembus 47,8 Miliar Hingga Mei 2026

Franky Sumaraw • Senin, 8 Juni 2026 | 17:54 WIB
Capaian PAD Kota Bitung hingga Mei 2026 signifikan.(Dok Istimewa)
Capaian PAD Kota Bitung hingga Mei 2026 signifikan.(Dok Istimewa)

MANADOPOST.ID–Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bitung hingga akhir Mei 2026, menunjukkan tren yang menggembirakan.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung, realisasi PAD periode Januari hingga 30 Mei 2026 mencapai Rp 47,8 miliar lebih, atau 45,98 persen dari target tahun 2026 sebesar Rp 104 miliar.

Capaian tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp 38 miliar lebih.

Kepala Bapenda Kota Bitung Theo Rorong SE, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta wajib pajak yang telah berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan daerah.

“Realisasi PAD Kota Bitung sampai dengan Mei 2026 menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Bitung dan wajib pajak yang telah memberikan kontribusi melalui pembayaran pajak daerah,” ujar Theo Rorong, Senin (8/6/2026).

Menurut Theo, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan melalui kepatuhan membayar pajak.

Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk program pembangunan dan pelayanan publik.

Data Bapenda menunjukkan, sektor pajak daerah masih menjadi penyumbang terbesar PAD dengan realisasi mencapai Rp 40,4 miliar lebih atau 44,66 persen dari target sebesar Rp 90,65 miliar.

Angka ini juga meningkat dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai Rp 30,6 miliar lebih.

 

Sementara itu, dari sektor retribusi daerah, realisasi hingga akhir Mei 2026 mencapai Rp 1,6 miliar lebih atau 24,02 persen dari target sebesar Rp 6,85 miliar.

Capaian ini juga lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka Rp 1,5 miliar lebih.
Kinerja paling menonjol terlihat pada komponen hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.

Dari target sebesar Rp 5,5 miliar, realisasi sudah mencapai Rp 5,2 miliar lebih atau 96,08 persen, mendekati target tahunan.

Pada periode yang sama tahun lalu, realisasi sektor ini tercatat sebesar Rp 4,6 miliar lebih.

Adapun pada komponen lain-lain PAD yang sah, realisasi mencapai Rp 681.122.106,39 atau 68,11 persen dari target Rp1 miliar.

Meski masih berada pada angka yang cukup baik, capaian ini sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai Rp1.136.132.215,37.

Theo Rorong optimis, tren positif tersebut akan terus berlanjut hingga akhir tahun.

Pihaknya juga akan terus melakukan berbagai langkah optimalisasi penerimaan daerah, termasuk memperkuat koordinasi lintas instansi, meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak, serta mendorong digitalisasi sistem pembayaran pajak daerah.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung pembangunan Kota Bitung dengan taat membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat merupakan investasi untuk pembangunan daerah. Karena itu kami mengajak seluruh wajib pajak untuk terus meningkatkan kepatuhan sehingga target PAD tahun 2026 dapat tercapai bahkan terlampaui,” katanya.(fys)

Editor : Franky Sumaraw
#Kota Bitung #capaian #2026 #PAD #Theo Rorong