Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Setelah Penantian Panjang, RSUD Pratama Dumoga Akhirnya Resmi Layani Masyarakat

Jackly Makaraung • Senin, 11 Mei 2026 | 21:23 WIB
Rumah sakit dumoga
Rumah sakit dumoga

MANADOPOST. ID– Senyum lega dan harapan baru tampak dari wajah masyarakat Dumoga Raya saat langkah demi langkah memasuki gedung baru RSUD Kelas D Pratama Dumoga, Senin (11/5/2026). Penantian bertahun-tahun terhadap hadirnya rumah sakit yang representatif di wilayah itu akhirnya terjawab.
Di tengah suasana penuh antusias, Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, meresmikan operasional rumah sakit tersebut melalui agenda soft opening yang berlangsung di Modomang.
Bagi warga Dumoga, kehadiran rumah sakit itu bukan sekadar tambahan fasilitas kesehatan. Ia menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan layanan medis yang memadai.
Selama kurang lebih tiga tahun, bangunan rumah sakit tersebut belum dapat difungsikan akibat berbagai persoalan teknis dan administrasi. Namun di bawah pemerintahan Yusra Alhabsyi, hambatan itu perlahan diselesaikan hingga akhirnya rumah sakit resmi dibuka untuk pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Yusra menyebut pengoperasian RSUD Pratama Dumoga merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan manusiawi bagi masyarakat. “Rumah sakit ini harus menjadi tempat masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik. Tidak boleh ada perbedaan pelayanan terhadap siapa pun,” ujar Yusra.
Ia juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan agar bekerja dengan hati, menjaga etika pelayanan, serta memanfaatkan teknologi medis secara maksimal demi keselamatan pasien.
Rumah sakit yang berdiri di atas lahan seluas 2,5 hektare itu dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan dengan total anggaran mencapai Rp27,6 miliar.
Gedung dua lantai tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pelayanan kesehatan, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat jalan, laboratorium, radiologi, poliklinik spesialis, ruang operasi, hingga ruang rawat inap anak dan kandungan.

Pengecekan fasilitas RS pratama
Pengecekan fasilitas RS pratama

 Selain fasilitas medis, rumah sakit juga dilengkapi sarana pendukung seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL), genset berkapasitas besar, dan sistem penyediaan air bersih.

Kepala Dinas Kesehatan Bolaang Mongondow, I Ketut Kolak, menjelaskan bahwa operasional rumah sakit didasarkan pada Peraturan Bupati Nomor 06 Tahun 2026 serta izin operasional yang telah diterbitkan sejak Oktober 2025.
Menurutnya, pemerintah daerah sebelumnya harus menyelesaikan sejumlah persoalan teknis, termasuk standar bangunan dan kondisi lahan yang menjadi kendala utama sejak pembangunan selesai pada 2023 lalu.
Tidak hanya fokus pada rumah sakit, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow juga terus memperkuat layanan kesehatan dasar. Hingga 2025, sebanyak 11 Puskesmas Pembantu telah dibangun dan dua puskesmas diperluas untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Bolmong, dilanjutkan peninjauan langsung ke sejumlah ruang pelayanan rumah sakit.

Penandatanganan prasasti RS Pratama
Penandatanganan prasasti RS Pratama

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Abdullah Mokoginta, pimpinan OPD, para camat dan sangadi, tokoh agama, tokoh adat, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Bolaang Mongondow.
Kini, masyarakat Dumoga Raya tak lagi hanya melihat gedung megah yang berdiri tanpa aktivitas. Rumah sakit itu telah hidup, membuka pintu pelayanan, sekaligus membawa harapan baru bagi ribuan warga yang mendambakan akses kesehatan yang cepat dan layak. (*)

Editor : Jackly Makaraung
#Yusra Alhabsyi #Bolmong #RS Pratama Dumoga