MANADOPOST.ID — Upaya membangun budaya hidup sehat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus diperkuat. Kamis (7/5), Bupati Boltim Oskar Manoppo meresmikan Lapangan Tenis Pengadilan Agama (PA) Tutuyan yang diharapkan menjadi ruang olahraga sekaligus tempat mempererat kebersamaan masyarakat.
Peresmian fasilitas olahraga tersebut berlangsung penuh keakraban dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta keluarga besar Pengadilan Agama Tutuyan. Kehadiran lapangan tenis itu dinilai bukan sekadar penambahan sarana olahraga, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam sambutannya, Oskar Manoppo menyampaikan apresiasi kepada Pengadilan Agama Tutuyan yang telah menghadirkan fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat umum. Menurutnya, keberadaan sarana seperti lapangan tenis memiliki peran penting dalam mendorong pola hidup sehat sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Kehadiran sarana olahraga seperti ini tentunya menjadi bagian penting dalam mendorong pola hidup sehat, mempererat silaturahmi, serta membangun semangat kebersamaan dan sportivitas,” ujar Oskar.
Ia menilai langkah Pengadilan Agama Tutuyan membuka akses fasilitas tersebut bagi masyarakat merupakan bentuk pendekatan yang positif antara lembaga pelayanan publik dengan warga. Menurutnya, institusi peradilan tidak hanya hadir menjalankan fungsi hukum, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Ini menunjukkan bahwa lembaga peradilan tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum dan pelayanan keadilan, tetapi juga hadir membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat,” tambahnya.
Bupati juga menegaskan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik maupun pelayanan publik semata. Pemerintah daerah, kata dia, turut menaruh perhatian pada pembangunan sumber daya manusia yang sehat, aktif, dan produktif.
Karena itu, ia berharap lapangan tenis tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat maupun instansi terkait agar keberadaannya benar-benar memberi dampak positif bagi daerah.
“Saya berharap fasilitas ini dapat dipelihara dengan baik sehingga menjadi sarana yang bermanfaat, menumbuhkan semangat hidup sehat, memperkuat hubungan antarinstansi, serta membangun keakraban di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Novianti Kansil)
Editor : Kenjiro Tanos