MANADOPOST.ID – Lulusan perguruan tinggi didorong tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu membawa ilmu yang diperoleh ke tengah masyarakat.
Pesan itu disampaikan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo saat menghadiri wisuda Institut Agama Islam Kotamobagu (IAIK) dan STMIK Multicom di Suran Raja Hotel Kotamobagu, Jumat (4/9).
Dalam momentum tersebut, Oskar memberikan apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan tahapan pendidikan tinggi.
Menurutnya, kelulusan bukan sekadar penanda berakhirnya proses perkuliahan, melainkan awal bagi generasi muda untuk memasuki ruang pengabdian yang lebih luas.
“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati IAI Kotamobagu dan STMIK Multicom. Hari ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi menjadi awal untuk melangkah lebih jauh. Teruslah belajar, berkarya dan jadilah generasi muda yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” ujar Oskar.
Ia menilai kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu, kemajuan pendidikan perlu mendapat dukungan bersama, baik dari pemerintah, perguruan tinggi maupun masyarakat.
Bagi Pemkab Boltim, dukungan terhadap sektor pendidikan menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang memiliki kompetensi sekaligus mampu beradaptasi dengan kebutuhan pembangunan. Lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga dapat menerapkan pengetahuan sesuai bidang masing-masing.
“Pemkab Boltim tentu mendukung kemajuan pendidikan, karena dari pendidikanlah kita menyiapkan sumber daya manusia yang akan membawa daerah ini menjadi lebih baik,” kata Oskar.
Prosesi wisuda tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur memberikan kuliah umum di hadapan para wisudawan dan civitas akademika kedua perguruan tinggi tersebut.
Kehadiran jajaran pemerintahan dalam agenda akademik itu sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah. Perguruan tinggi memiliki peran dalam mencetak lulusan, sementara pemerintah membutuhkan sumber daya manusia terdidik untuk mendukung berbagai sektor pembangunan.
Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Wakil Wali Kota Kotamobagu, para Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Dandim 1303/BM, serta pimpinan dan civitas akademika IAIK dan STMIK Multicom.
Bagi para wisudawan, prosesi tersebut menjadi titik baru untuk melanjutkan perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Bekal akademik yang diperoleh diharapkan dapat diterjemahkan menjadi karya, inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun pembangunan daerah. (Novianti Kansil)