Komunitas Milenial Sulut Go Ekspor Berhasil Ekspor 44 Ton Cocopeat ke Korsel
Kenjiro Tanos• Minggu, 14 November 2021 | 16:39 WIB
Komunitas Milenial Sulut Go Ekspor bersama Karantina Pertanian Manado, Bea Cukai Bitung dan Dinas Pertanian Bitung usai kegiatan pelepasan komoditi di Terminal Petikemas Bitung, Sabtu (13/11). (Istimewa)MANADOPOST.ID - Kecil-kecil cabe rawit. Kalimat itu dibuktikan para anak muda yang tergabung dalam Komunitas Milenial Sulut Go Ekspor. Para eksportir yang masih di bawah 25 tahun ini berhasil mengekspor komoditas pertanian Sulawesi Utara (Sulut) yakni Cocopeat ke Korea Selatan (Korsel). Total berat mencapai 44 ton dengan nilai ekonomi ditaksir setengah miliar rupiah. Sebelum barang siap dikirim ke Negeri Drakor, Sabtu (13/11) digelar kegiatan pelepasan di Terminal Petikemas Bitung. Karena kegiatan ekspor ini dilakukan sepenuhnya oleh anak muda, tentu ada kebanggaan tersendiri. Apresiasi pun diutarakan Kepala Karantina Pertanian Manado Donni Muksydayan. “Proses pemasaran dengan fasilitas digital tentu sudah dekat dengan milenial sekarang ini. Saya rasa itu kelebihan mereka. Tinggal bagaimana memanfaatkan peluang," ungkapnya saat memberi sambutan. Pilihan komoditi yang dipilih untuk diekspor oleh Komunitas Milenial Sulut Go Ekspor bisa terbilang menarik. Muksydayan menjelaskan, produk tersebut bahan bakunya berasal dari limbah pabrik olahan turunan kelapa. "Cocopeat merupakan komoditas unggulan Provinsi Sulut. Untuk memenuhi persyaratan masing-masing negara tujuan, komoditas tersebut rutin disertifikasi oleh Karantina Pertanian Manado sebelum diekspor,” jelas dia. Alan Harvey selaku Ketua Komunitas Sulut Go Ekspor menjelaskan, komoditas pertanian yang berhasil diekspor sebanyak 2 container dari total 8 container Cocopeat dan Cocofiber seluruhnya tanpa modal. "Jadi buyer bayar 50 persen duluan. Lalu sisanya after bill of landing," bebernya. Ia pun berpesan agar anak muda jangan takut melangkah terjun ke dunia bisnis. "Karena ekspor itu tidak harus dengan modal yang besar dan kita sudah membuktikan. Melalui komunitas ini kita bangun daerah kita sendiri lewat ekspor tentunya," pesannya. Tak lupa, dia berharap komunitasnya bisa mendapat support penuh dari pemerintah terkait. Acara ini turut dihadiri Kepala Bea Cukai Bitung Zubaidi Yulianto dan perwakilan Dinas Pertanian Kota Bitung. (tkg) Editor : Kenjiro Tanos